Ini Alasan Kenapa Orang Tua Harus Mendongeng Kisah Nabi kepada Anak

bahtera nabi nuh

MENDIDIK anak bukan hal yang mudah dilakukan. Apalagi ketika orang tua mencoba untuk memperkenalkan anak dengan segala hal yang sulit dipahami pada usianya karena pemahaman dan pengetahuan anak yang masih minim. Sehingga, ini menjadi kendala yang sering dialami oleh orang tua, terutama orang tua baru.

Mendongeng dapat menjadi salah satu media untuk memperkenalkan berbagai  hal kepada anak-anak. Metode bercerita akan membuat apa yang disampaikan lebih mudah dipahami mereka. Misalnya saja, orang tua menceritakan kepada anak berbagai kisah para nabi ketika waktu tidur tiba.

Kisah-kisah itu memiliki banyak sekali contoh sikap terpuji yang dimiliki oleh Nabi dan orang tua mampu menjadikan kisah-kisah tersebut sebagai contoh kepada anak hal-hal baik yang disukai oleh Allah dan yang tidak.

Hal ini, seperti yang tertuang dalam surat Hud ayat 120; “Dan semua kisah rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu (Muhammad), agar dengan kisah itu Kami teguhkan hatimu; dan di dalamnya telah diberikan kepadamu (segala) kebenaran, nasihat dan peringatan bagi yang beriman”.

Sri Nuryati, seorang guru SMA di salah satu sekolah swasta Bandung, memilih untuk memperkenalkan kisah para nabi dengan cara menceritakan kepada anaknya dalam bentuk mendongeng. Baginya, cara itu jauh lebih efektif daripada menyuruh anaknya membaca sendiri. Karena, Ia bisa secara langsung membimbing dan mendidik anaknya melalui kisah yang Ia bacakan.

“Biasanya orang tua sukanya membelikan buku dongeng atau kisah-kisah nabi sebagai pemelancar anaknya membaca. Kalau saya sebelum anak saya bisa membaca saya sering membelikan buku-buku untuk dibacakan. Dan ini jauh lebih efektif karena anak-anak saya dapat langsung bertanya jika mereka tidak mengerti.” tutur Sri menceritakan pengalamannya.

Ia pun merasakan banyak manfaat dari aktivitas mendongeng, demikian pula anak-anaknya. Dari rutinitas mendongeng,  anak-anaknya mampu belajar membaca dengan mudah dan cepat, selain itu anak-anaknya memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi saat belajar.

Menurut ibu empat orang anak ini, melalui cara mendongeng peran orang tua akan sangat berpengaruh, sebab ketika kebiasaan mendongeng ini tumbuh, anak-anak  akan merasa sangat membutuhkan orang tuanya untuk memahami semua pertanyaan yang mereka miliki. Di situlah rasa percaya anak kepada orang tua akan tumbuh sangat kuat.  Jika anak memiliki masalah, mereka tidak akan sungkan untuk berbicara kepada orang tuanya.

“Saya jadi dekat dengan anak-anak walaupun saya bekerja. Terlebih suami saya seorang TNI. Takut kehilangan sosok orang tua di benak anak-anak itu. Karena itulah,  mendongeng saya jadikan waktu berkualitas saya dengan anak-anak”, ujar Sri.

Psikolog dr. Ihsana Sabriani Borualogo menjelaskan bahwa mendongeng setiap hari sebelum tidur akan memberikan stimulasi kepada anak bahwa orang tuanya memiliki waktu untuk dirinya dan perhatian yang khusus pada waktu tidurnya. Selain itu, ikatan orang tua dan anak akan sangat terjalin baik berkat kegiatan mendongeng ini.

“Anak akan memiliki pemikiran bahwa orang tua saya datang ke kamar saya untuk menemani saya dahulu sebelum tidur, orang tua saya sangat perhatian dan sayang kepada saya. Jadi, pemikiran itu akan tumbuh bahwa ia merasa sangat diperhatikan oleh orang tuanya.” ujar salah satu dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung ini . (Syifa Luthfiati)

[irp posts=”984" name=”Mendongeng untuk Anak, Jadi Solusi Buat Ortu Sibuk”]

(Visited 158 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment