Bagaimana Cara Menyikapi Sifat Buruk Pasangan Kita?

Tidak sedikit suami atau istri yang mengeluhkan sifat buruk pasangannya yang baru terlihat setelah menikah.  Tentu saja ini bukanlah hal aneh. Jika sifat buruk ini telah tampak sebelum menikah, pastilah tidak akan terjadi pernikahannya.

Lalu apa yang perlu dilakukan suami istri lakukan dalam menghadapi sifat buruk pasangan hidup tersebut? Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan dalam menyikapi sifat buruk tersebut :

1. Menyadari bahwa semua orang pasti punya sifat buruk

Yang paling pertama tentu saja menyadari sifat dasar manusia yang pasti punya hal baik dan buruk, jangan terlalu terfokus pada sifat buruk tersebut, agar kita tidak terus mengeluh apalagi merasa menyesal, coba gali sifat baik suami atau istri.

2. Menakar sejauh mana sifat buruk pasangan

kalender percikan iman 2018

Kita perlu mengukur sejauh mana sifat buruk yang dimiliki suami atau istri. Apakah hanya berada di level remeh-temeh, misalnya sifat buruk suka tidur mendengkur, pelupa, suka menaruh barang sembarangan, jorok jarang mandi. Jika hanya di level remeh seperti ini, istri cukup membicarakannya dengannya secara baik-baik, dan memintanya berusaha mengubah sifat buruk tersebut.

Atau, sudah berada di level membahayakan seperti suka memukul, berkata kasar, menyakiti hati dan keluarga, selingkuh, tidak mau salat, dan sifat buruk lainnya yang telah melanggar larangan agama.

Jika sifat buruknya baru terungkap setelah menikah itu berada di level berbahaya, tentu saja istri atau suami perlu bertindak tegas dan bahkan jika perlu melibatkan pihak keluarganya untuk membantu menasehati dan memperbaiki sifat buruknya.

3. Komunikasikan

Yang tak kalah penting adalah kemampuan pasutri untuk mengkomunikasikan segala keberatan yang dirasakan. Misalnya, suami memiliki keberatan terhadap sifat buruk istri yang workaholic, maka istri juga perlu berbenah diri.

Demikian juga, istri perlu mengkomunikasikan sifat buruk suami yang memberatkannya. Suami yang baik, seharusnya bisa menerima masukan dan berusaha mengubah sebisa mungkin demi mempertahankan rumah tangga.

Sumber: ummi-online

 

 

(Visited 56 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment