Istiqamah, Amalan Yang Berat Sebanding Dengan Balasannya

wudhu

Oleh: Tate Qomaruddin.Lc*

Sebagian ulama berpendapat bahwa nilai amal shaleh itu bukan terletak pada ringan atau berat (besar)nya untuk dilaksanakan,namun yang lebih utama dan menjadi intinya adalah bagaimana keistiqamahan melakukannya. Amalan yang dianggap ringan namun jika dilakukan secara istiqamah maka nilai pahalanya akan berat dalam timbangan Allah Swt.

alquran muasir

Dari Sufyan bin Abdillah ats-Tsaqafi, ia mengatakan, “Aku berkata, ‘Ya Rasulullah, katakanlah (ajarkanlah) padaku dalam Islam satu kata yang aku tidak perlu bertanya lagi sepeninggal engkau (dalam hadis Abi Usamah, dengan kata: selain engkau).’” Rasulullah saw. menjawab, “Katakanlah aku beriman kepada Allah, lalu istiqamahlah.’” (H.R. Muslim)

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Sahihnya dan Imam Ahmad dalam Musnadnya. Sedangkan at-Tirmidzi meriwayatkan dengan redaksi yang sedikit berbeda, yakni:

Dari Sufyan bin Abdillah, ia mengatakan,”Aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, sampaikanlah kepadaku perkara besar.” Rasulullah Saw. menjawab, “Katakanlah, Tuhanku adalah Allah kemudian istiqamahlah” (At-Tirmidzi mengatakan, hadis ini hasan sahih)

kalender

Pesan Rasulullah saw. ini merupakan jawaban atas permintaan seorang sahabat yang bernama Sufyan bin Abdillah ats-Tsaqafi. Ia –dengan cerdas—meminta Rasulullah saw. sebuah pesan atau nasihat. Tapi yang dia inginkan bukan sembarang pesan melainkan pesan yang singkat, tetapi sarat muatan dan makna. Rasulullah saw. pun mampu melayani kebutuhan itu karena memang beliau diberi kelebihan oleh Allah berupa kemampuan menyampaikan jawami’ul-kalim. Artinya, kalimat-kalimat singkat akan tetapi memiliki makna yang mencakup hal-hal besar dan luas.

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah