Pelaksanaan Qanun Aceh, Hukuman Cambuk Bagi Non Muslim Atas Dasar Sukarela

hukum cambuk

Hukuman cambuk bagi wanita non muslim yang menjual minuman beralkohol di Takengon, Aceh Tengah, menjadi sorotan. Namun pihak Dinas Syariat Islam Aceh memastikan, hukuman bagi non muslim berdasarkan kerelaan.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Prof Syahrizal Abbas mengatakan, dalam Qanun No 6/2014 warga non muslim yang melakukan pelanggaran dapat memilih hukuman yang dikenakan. Opsi yang diberikan untuk mereka adalah tunduk pada hukum yang diatur KUHP lewat jalur kepolisian atau qanun.

iklan donasi pustaka2

“Jadi Qanun Jinayah ini tidak berlaku bagi non-muslim. Tapi kalau mereka mau dihukum dengan hukum syariat, itu boleh saja,” kata Syahrizal seperti dikutip dari serambiatjeh.com, Kamis (14/4/2016).

Hal itu diatur dalam Pasal 5 poin (b). Isinya, setiap orang yang beragama bukan Islam melakukan perbuatan melanggar di Aceh bersama dengan orang Islam bisa memilih serta menundukkan diri secara sukarela pada hukum Jinayat.

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

(Visited 12 times, 1 visits today)

REKOMENDASI