Sebelum Putuskan Berpisah,Sadari Dulu Dampak Ini Terhadap Anak

Oleh:Dr. Eddy Fadlyana, SpA(K)., M Kes*      

Hampir setiap hari kita disuguhi tayangan TV mengenai selebritis yang bercerai. Umumnya, mereka sudah memiliki anak. Anak menjadi rebutan antara pihak ibu dengan ayah. Sebetulnya bukan hanya kaum selebritis saja yang bercerai, kalau kita perhatikan di daerah-daerah tertentu, masih ada yang ramai melakukan perkawinan pada saat panen dan bercerai di saat paceklik. Perceraian menyebabkan perpisahan anak dengan salah satu orangtua, atau kalaupun dapat bertemu kedua orangtuanya, kasih sayang yang mereka dapatkan tak lagi sama.

Orangtua yang meninggal, baik karena sakit ataupun bencana alam, seperti yang terjadi di saat bencana atau kecelakaan menyebabkan anak terpisah dari orangtua atau bahkan tidak lagi mempunyai orangtua. Kita dikejutkan dengan adanya kelompok tertentu yang mengambil sejumlah besar anak dari Aceh beberapa tahun lalu untuk dijadikan anak asuh, bahkan penawarannya dilakukan dengan gencar lewat media sosial.

Reaksi anak terhadap perpisahan

 Reaksi anak terhadap perpisahan berbeda, namun ada beberapa reaksi yang umum terjadi berdasarkan usia saat terjadinya perpisahan.

promooktober

1. Umumnya anak usia 1 tahun mengalami cemas ketika mereka dipisahkan dari orangtua.

Cemas perpisahan biasanya muncul pada usia 9 bulan dan puncaknya saat usia 20-24 bulan. Cemas perpisahan biasanya diekspresikan dengan dua cara. Pertama, anak akan menangis kembali ketika orangtua pulang, karena hal ini  mengingatkan perasaan anak saat orangtua meninggalkannya, dan takut kalau orangtua akan meninggalkannya lagi. Kedua, rasa cemas ini juga dapat terjadi saat orangtua di rumah namun berada di ruangan yang berbeda. Anak merasa cemas dan menangis karena tidak cukup dekat dengan orangtuanya.

Menangis merupakan salah satu cara bayi berkomunikasi, karena dengan cara ini umumnya mereka akan mendapat perhatian dari orangtua atau pengasuhnya. Bayi dapat menunjukkan rasa takut, misalnya terkejut terhadap suara keras atau perubahan yang tiba-tiba dan tidak diharapkan. Hal ini terjadi tidak sampai usia 6-8 bulan. Sekitar usia 6 bulan, tanda awal kecemasan mulai muncul dalam bentuk kecemasan menghadapi orang-orang yang belum dikenal. Oleh karena itu cemas merupakan emosi pertama yang muncul dalam suatu cara spesifik, sehingga jelas apa yang dirasakan oleh anak.

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

(Visited 18 times, 1 visits today)

REKOMENDASI