Hukum Menembok Bagian Atas Kuburan

0
55

Mengenai janji Anda untuk membangun kuburan orangtua, Islam memandangnya sebagai sesuatu yang tidak diperbolehkan karena bukanlah tradisi Islam. Adapun, kuburan yang sekedar diberi tanda semisal berupa kayu atau batu yang dimaksudkan agar orang tahu bahwa ditempat itu ada kuburan dan tidak menginjak-injaknya, tentu saja diperbolehkan. Membangun lebih dari itu, tentu saja tidak dianjurkan apalagi sampai membuat bangunan khusus yang terbuat dari marmer atau semacamnya. Itu termasuk ke dalam perbuatan yang berlebihan dan tidak disukai dalam Islam.

Jika hendak membangun kuburan, cukup dengan membuat tanda untuk pembeda saja. Kita juga diperbolehkan untuk membersihkan kuburan dan mengamankan kuburan. Maksud ‘membangun’ dengan mengamankan kuburan tentu berbeda arti dan tujuan. Di zaman sekarang yang lahannya semakin sempit, sangatlah wajar bila kita mengamankan kuburan sanak famili kita yang telah meninggal agar lahannya tidak dipakai oleh orang lain. Adapun, membangun dengan maksud untuk bermegah-megah tentu itu tidak baik.

Jadi, jika Anda sudah terlanjur janji membangun kuburan untuk orangtua, ya tentu tidak apa-apa bila tidak dilaksanakan karena memang membangun kuburan itu tidak dibenarkan dalam Islam. Hal ini sama seperti wasiat. Terkadang kita selalu terjebak dengan istilah bahwa wasiat harus selalu dilaksanakan. Padahal, bila wasiat itu bertentangan dengan ajaran dan tradisi Islam, tentu tidak apa-apa bila tidak dilaksanakan juga. Wallahu a’lam.

[irp posts=”3568″ name=”Apakah Ziarah ke Makam Rasulullah Termasuk Rangkaian Ibadah Haji?”]