Perilakumu Mengundang Bencana Sodom Datang Kembali

Oleh: Ir.H. Bambang Pranggono, MBA*

 Belum lama ini dunia khususnya di Indonesia kembali dihebohkan dengan munculnya fenomena lesbian,gay,biseksual dan trangender (LGBT). Tak ayal meski ada sebagian yang mendudukung perilaku menyimpang tersebut,namun mayoritas masyarakat khususnya kaum muslimin secera serempak menolaknya dengan berbagai cara.

iklan donasi pustaka2

Sebenarnya jika dirunut kebelakang perilaku demikian bukanlah hal baru masyarakat modern saat ini. Jauh sebelum peradaban manusia berkembang perilaku yang boleh dianggap sebagai abnormal ini sudah ada khususnya sejak zaman Nabi Luth as. Hal ini dapat kita baca dari Al-Qur’an seperti dalam firman-Nya:

 

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ

إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ

“Dan Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: ‘Mengapa kalian lakukan keburukan yang belum pernah dilakukan seorangpun di seluruh alam? Kalian menyetubuhi sesama laki-laki dan bukan wanita. Sungguh kalian kaum yang melampaui batas.’” (Q.S. Al-A’raaf [7]: 80 -81)

Dalam Tafsir Ad-Durrul Mantsur, Ibnu Abbas mengatakan bahwa Nabi Luth diutus kepada empat negeri; Sodom, Amura, Mu’tafikat, dan Shobwir. Negeri terbesar ialah Sodom yang penduduknya menjadi perintis sodomi, homosexual, dan lesbian. Akhirnya, kota itu hancur ditimpa azab dan konon terbenam di bawah lumpur, di ujung selatan Laut Mati. Semua itu karena mereka menyukai perilaku seks yang menyimpang dan dikutuk agama tapi kini meluas ke seluruh dunia.

Kalau kita lihat saat ini, tingkah laku kebanci-bancian justru dipopulerkan dalam acara-acara televisi meski kitab suci secara jelas mengharamkannya. Masih ada orang  beranggapan bahwa menjadi banci adalah takdir dari Tuhan yang harus diterima semua pihak. Pertanyaannya, betulkah hal itu tidak bisa dicegah?

Ikhtiar yang konkrit adalah operasi kelamin, dengan memilih salah satu jenis kelamin tertentu. Walaupun hal ini juga masih dikecam sebagai tindakan mengubah takdir. Ikhtiar lain adalah berupa langkah pencegahan. Professor Alice Dreger dari Northwestern University mengumumkan temuannya bahwa penyebab sifat banci adalah gangguan serius pada kelenjar endokrin yang disebut Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH).  Hasil risetnya menunjukkan bahwa anak perempuan yang lahir dengan CAH banyak yang menjadi tomboy dan lesbian. Hal ini bisa ditangani sebelum  kelahiran dengan obat yang disebut dexamethasone untuk mencegah pertumbuhan kelainan kelamin (abnormal genitalia).  Maria New (ahli endokrinologi  pediatric) telah menggunakannya dalam terapi pada ratusan pasiennya untuk mencegah homosexualitas.

Memang, American Academy of Pediatrics menganggap bahwa penggunaan obat ini masih bersifat experimental. Akan tetapi, ikhtiar pencegahan lahirnya manusia banci seperti ini layak didukung oleh umat Islam.  Ketika suatu perbuatan diharamkan dalam Al-Quran, maka menjatuhkan hukuman bagi pelaku hanyalah  langkah pembelajaran yang harus dibarengi juga dengan langkah pencegahan yang berupa ikhtiar jangka panjang. Raja-raja negara Islam yang kaya raya harus menyumbangkan hartanya untuk riset yang sangat dibutuhkan ini demi mencegah turunnya adzab Allah pada negara Islam yang membiarkan tumbuh berkembangnya perilaku  kaum Sodom.  Naudzu billah!. [ ]

 

 

*Penulis adalah pendidik, pegiat dakwah dan penulis buku.

 

Editor: Iman

Ilustrasi foto: wikimedia common

 

Sobat Mapi  punya hobi menulis dan ingin karya tulis Anda dimuat di MapiOnline.com? Kirimkan tulisan anda ke email: [email protected].  Atau: [email protected]  . Jadilah pejuang dakwah melalui tulisan-tulisan yang inspiratif,motivatif dan edukatif serta penyebar amal saleh. Bergabunglah bersama ribuan pembaca dalam menebar kebaikan. Info lengkapnya di sini

 

 

(Visited 9 times, 1 visits today)

REKOMENDASI