20 Hari Dikubur Jasad Siyono Masih Utuh Dan Tak Bau, Begini Suasananya

Meski sempat menimbulkan pro dan kontra hingga penolakan sebagian warga, akhirnya proses autopsi jenazah almarhum Siyono (34 tahun) berhasil dilakukan, Ahad (03/04/2016). Di bawah pengawalan dan pejagaan yang cukup ketat oleh Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), autopsi dilangsungkan Dusun Brengkungan Desa Pogung, Cawas, Kabupaten Klaten sejak pagi. Salah seorang anggota Kokam yang turut menggali dan menjadi bercerita bahwa dirinya merasa takjub saat ikut dalam proses penggalian makam almarhum Siyono.

“Subhanallah. Luar biasa sekali. Jasadnya utuh, tidak ada bau sama sekali,” ujar seorang anggota Kokam seperti dilansir dari kiblat.net.

alquran muasir

Pria setengah baya yang enggan disebutkan namanya ini menjelaskan kondisi jasad Siyono masih utuh, sama seperti dikuburkan sekitar duapuluh hari yang lalu. “Giginya masih utuh, hanya rambutnya saja yang sedikit berkurang,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Islamic Study and Action Center (ISAC) Endro Sudarsono turut mengkonfirmasi keutuhan jasad Almarhum Siyono. Endro yang turut menyaksikan proses autopsi jenazah sempat berbincang dengan Prof. Dr. drg. Sudibyo, SU., Sp. Perio (70 tahun) yang memimpin proses autopsi. Menurut Prof. Dibyo, kondisi tanah lempung yang basah di sekitar makam sangat membantu awetnya kondisi jenazah.

Baca juga:  http://mapionline.com/aktual/begini-pilu-istri-siyono-dan-2-gepok-uang-yang-meresahkan.html

kalender

“Proses autopsi yang dilakukan terhadap Siyono bukanlah autopsi untuk identifikasi namun penentuan tempat luka atau trauma pada jasad Siyono,” ujar Prof. Dibyo seperti dituturkan Endro.

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah