Keshalihan Sosial Juga Wujud Ketakwaanmu

sujud

Oleh: H. Nanang Hidayat*

Kata habluminallah dan habluminannas adalah dua kata yang hampir selalu bergandengan, semua ibadah vertikal mengandung unsur horizontal, atau dengan kata lain habluminallah mengandung unsur habluminannas, terutama dilihat dari efek keberhasilannya. Contohnya adalah ibadah shalat yang secara ruhani adalah ibadah habluminallah, namun dalam pelaksanaannnya khususnya shalat wajib sesuai dengan perintah Allah Swt dan Rasulullah Saw dilakukan dengan berjamaah atau adanya kebersamaan dengan orang lain.Hal ini mengacu pada firman Allah Swt:

alquran muasir

Tegakkan shalat, tunaikan zakat, dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk” (QS.Al Baqarah:43)

Secara kualitas tentu akan berbeda seseorang yang hanya mengerjakan shalat namun tidak berbuat kebaikan kepada orang tua, saudara atau tetangganya, dengan orang yang mengerjakan shalat kemudian ia berbuat kebaikan kepada sesamanya. Demikian juga ibadah puasa yang dianjurkan untuk berbagi, bahwa orang yang memberi makanan untuk berbuka puasa akan mendapatkan pahala sebesar pahala dari orang yang berpuasa. Tentu berbeda dengan yang hanya melakukan puasa tidak melakukan sabda Rasulullah Saw tersebut.

Selain itu salah satu bentuk ibadah sosial adalah dengan menunaikan zakat,infaq dan sedekah (ZIS) Ibadah zakat yang sudah pasti disamping memenuhi perintah Allah Swt, dampaknya langsung juga terasa oleh mustahik (penerima zakat) maupun bagi (orang yang berzakat). Bagi mustahik ia akan terpenuhi sebagian dari kebutuhan materinya sementara bagi muzaki,hartanya akan menjadi bersih dan memperoleh ketenangan,kedamaian serta keberkahan. ZIS dan wakaf adalah satu satu potensi ekonomi yang fenomenal bagi ummat Islam.

kalender

Seseorang yang hanya shalih secara individu akan berbeda dengan yang shalih secara individu sekaligus shalih secara social. Shalih secara individu tapi tidak shalih secara sosial bisa dikatakan tidak atau kurang lengkap keshalihannya, karena nilai-nilai keislaman khususnya rasa kepeduliannya  belum terasa dalam kehidupan keseharian bermasyarakat sebagai bagian dari rahmatan lil’alamin.

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah