BPJS Syariah Sudah Bisa Direalisasikan 2016 Ini

Bagi ummat Islam, keberadaan program asuransi yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) sempat menimbulkan polemik antara halal dan haram. Hal ini karena penggunaan dana yang dihimpun dari masyarakat tersebut tidak jelaskan diinvestasikan kemana dan dimana. Namun untuk 2016 ini, kaum muslimin boleh berlega hati. Pasalnya BPJS Syariah segera diterapkan.

“BPJS Syariah fatwanya sudah selesai, tinggal direalisasikan saja. Sudah ada antara DSN MUI dengan pengelola BPJS, tinggal nanti ada dua produknya yakni konvensional dan syariah,” ungkap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat  DR.KH.Ma’ruf Amin di Bandung, Kamis (17/3/2016).

alquran muasir

Ia menambahkan BPJS Syariah sudah bisa segera direalisasikan untuk tahun ini.  Seperti pada produk jasa keuangan lainnya, kata Ma’ruf, memang  terdapat perbedaan mendasar antara yang syariah dengan yang konvensional. Secara umum perbedaan tersebut terletak pada pengelolaan serta penggunaannya jika dimaksudkan untuk investasi.

“Jelas BPJS Syariah  tidak boleh dananya ditaruh atau diinvestasikan di tempat haram dan tidak sesuai syar’i. Akadnya juga harus jelas, peruntukkannya untuk apa. Jadi masyarakat nanti bisa memilih antara syariah dan konvensional,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap jika pengelola BPJS sudah siap, jaminan sosial berbasis syariah ini agar segera direalisasikan dan tidak menunda-nunda. Dengan demikian, aspirasi masyarakat khususnya yang umat muslim dapat terakomodir.

kalender

“Soal waktunya kapan ya itu sudah ada pihak pengelola, kita sebagai pihak yang diminta membantu merumuskan dan mengkaji bab syariahnya sudah kita lakukan,”pungkasnya. [Iman]

 

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerYuk, Bagikan agar Menjadi Amal Jariah