Calon Suami Mengaku Pernah Berzina

belenggu

Pak Ustadz, saat ini saya sedang dekat dengan seorang pria. Yang mengganjal pikiran saya adalah dia mengaku dulu pernah terjerumus pergaulan bebas dan melakukan hubungan intim di luar nikah. Sekarang dia sudah bertobat dan meninggalkan kemaksiatan tersebut. Dia memberanikan diri jujur kepada saya karena dia serius ingin menikahi saya. Menghadapi hal ini, terus terang, saya jadi bingung. Bukankah laki-laki pezina itu akan berjodoh dengan wanita pezina, dan sebaliknya. Saya sendiri, alhamdulillah sampai saat ini belum pernah berpacaran dan bisa menjaga kehormatan saya sebagai wanita. Saya sudah beberapa kali istikharah, tapi belum mendapat jawaban. Apakah orang yang pernah melakukan hubungan di luar nikah masih dikategorikan sebagai pezina kendati sudah bertobat? Atau bagaimana? Mohon penjelasannya.

 

Allah Swt. Berfirman, “Kecuali orang-orang yang bertobat, beriman, dan mengerjakan kebajikan. Maka, Allah akan mengganti keburukan mereka dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. ” (Q.S. Al-Furqān [25]: 70)

promo oktober

Jadi, kalau laki-laki yang sedang dekat dengan Anda sudah berhenti melakukan zina dan sudah bertobat, maka dia bukan lagi seorang pezina, tapi, mantan pezina. Kita tentu harus melihat seseorang secara multiperspektif. Karena, orang itu bermacam-macam jenisnya. Ada yang memang awalnya buruk dan akhirnya baik (seperti Umar bin Khattab).

Tetapi, ada pula yang awalnya baik dan akhirnya baik (seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq). Kekasih Anda mungkin cuma berzina saja,  sedangkan Umar, beliau sudah pernah melakukan segala kemaksiatan, seperti membunuh, berjudi, meminum minuman keras, dan sebagainya. Akan tetapi, pada akhirnya Umar menjadi pribadi yang sangat soleh yang bahkan dijanjikan surga oleh Allah Swt. Semoga saja, kekasih Anda sama seperti Umar.

Jadi, Anda jangan melihat orang dari masa lalunya, lihatlah dia di saat sekarang dan ke depannya. Dalam menentukan jodoh, Anda harus menghargai kesungguhannya karena boleh jadi hal itu akan menunjukkan sesuatu yang luar biasa kelak. Apalagi, jika setelah menikah Anda bisa membawa dia menjadi lebih soleh, Anda akan mempunyai pahala berlipat ganda. Sekarang lebih baik Anda istikharah lagi.

Kalau Anda melihat perilaku dia yang semakin baik dan bersungguh-sungguh ingin menikahi Anda, biarlah Allah yang menunjukkan jalan terbaik untuk Anda. Wallahu a’lam.
* Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected] atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

 

(Visited 337 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment