Surga, Imbalan Bagi Orang Beriman dan Saleh (Tafsir QS. Al-Buruuj Ayat 11)

surga

Surga, Imbalan Bagi Orang Beriman dan Saleh  (Tafsir QS. Al-Buruuj Ayat 11)

Dalam ayat selanjutnya di surat Al Buruuj  , yaitu ayat ke-11,  Allah SWT berfirman :

promooktober1

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنتَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْكَبِيرُ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Itulah keberuntungan yang besar.

Ayat ini menjelaskan imbalan yang akan diterima orang-orang yang beriman dan beramal saleh, yakni surga yang penuh kenikmatan. Pada ayat ini Allah swt. hanya menjelaskan surga dengan ungkapan singkat yakni yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Keindahan surga agak lebih detail dijelaskan dalam surat Ar-Rahman, Al Muthaffifin, Al aqi’ah, Al Insan, dan Al Ghasyiah.

Di antaranya disebutkan bahwa para penghuni surga akan dilayani bidadara-bidadari muda yang tidak bosan untuk ditatap. “Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda, apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka mutiara yang bertaburan.” (Q.S. Al Insan 72: 19).

Raut wajah ahli surga bercahayakan kebahagian, dan apa saja yang diharamkan di dunia, menjadi halal untuk mereka. “Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamr murni yang di tempatnya adalah kesturi dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamr murni itu adalah dari tasnim, yaitu mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.” (Q.S. Al Muthaffifin 83: 24-28). “Apakah perumpamaan penghuni surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka…” (Q.S. Muhammad 47: 15).

Penghuni surga akan memperoleh apa yang diminta dan diinginkannya, “Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh pula di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan bagimu dari Tuhan yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Fushshilat 41: 31-32).

Yang pasti, kenikmatan surga tidak terjangkau oleh instrumen-instrumen yang berfungsi di dunia ini, sebagaimana Firman Allah dalam hadis Qudsi berikut ini. “Aku telah menyediakan buat hamba-hamba-Ku apa yang tidak pernah terlihat oleh mata, tidak terdengar oleh telinga, dan tidak juga terlintas dalam pikiran.” Kemudian Rasulullah saw. membacakan Firman Allah, “Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu bermacam-macam nikmat yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (Q.S. As-Sajdah 32: 17).

“Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, maka bagi mereka surga-surga tempat kediaman sebagai pahala terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (Q.S. As-Sajdah 32: 19).

Bersambung..

Foto Ilustrasi : “Cumulus clouds in fair weather” by Michael Jastremski – legacy.openphoto.net. Licensed under CC BY-SA 2.0 via Wikimedia Commons.

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI