5 Langkah Praktis Bangun “Pede” Pada Anak

 

 

Sikap percaya diri merupakan salah satu modal anak untuk menang dan sukses dalam kehidupan sosial seorang manusia. Namun demikian sikap rasa percaya diri bukanlah sikap yang muncul begitu saja sebagai pembawaan hidup. Bagi sebagian orang menumbuhkan rasa percaya diri begitu gampangnya,namun bagi sebagian orang tua justru mengalami kesulitan bahkan kegagalan dalam menghadirkannya pada buah hatinya. Jika itu terjadi pada anda,cobalah beberapa tips praktis ini:

  1. Berikan contoh pada anak

Aturan pertama dalam mendidik anak selalu sama: jadilah role model untuk anak. Bila orang tua tak pernah menghargai pendapat anak, sering memaksakan perintah tanpa alasan jelas, mudah dipastikan bahwa anak akan tumbuh menjadi pribadi yang ragu-ragu. Untuk itu, hargai apa yang menjadi hak dan pendapat anak.

promooktober1

Untuk anak yang lebih kecil, dapat juga kita mengajaknya bermain peran. Tunjukkan bagaimana cara menghargai pendapat, menolak pendapat namun tidak menyakiti, kapan harus mengalah dan kapan harus mempertahankan pendapatnya. Dengan cara ini, anak akan belajar bagaimana ia harus berhubungan dengan orang lain.

  1. Berikan kasih sayang penuh

Kasih sayang akan membentuk anak menjadi pribadi yang percaya diri. Rasa percaya diri adalah modal anak untuk memasuki lingkungan yang lebih besar di luar lingkungan rumahnya. Rasa percaya diri erat kaitannya dengan sikap asertif. Karena anak percaya diri tentu akan lebih mudah untuk menyampaikan apa yang menjadi keinginannya. Tunjukan kasih sayang anda secara tulus,bukan hanya saat ia berprestasi atau menyenangkan tetapi saat ia mengalami kegagalan bahkan saat menjengkelkan sekali pun.

  1. Ajarkan anak untuk mandiri.

Salah satu hal yang mendorong seseorang untuk percaya diri adalah kemampuan untuk melakukan dan memenuhi semua keperluan yang berkaitan dengan diri sendiri. Untuk itu ijinkan anak untuk belajar mandiri sedari dini. Sebagai orang tua kita cukup menjadi fasilitator guna mempermudah proses belajarnya. Misalkan dengan mengijinkan belajar mandi sendiri, memakai baju, hingga memilih mainan yang ia beli.

Pribadi yang tak mandiri tidak hanya akan berpengaruh kepada karakter anak. Bila anak tidak menjadi pribadi manja, ia akan menjadi pribadi yang senang memerintah, penakut, dan tidak percaya diri dengan kemampuannya.

  1. Dorong dan ijinkan anak untuk membuat keputusan

Anak dapat belajar membuat keputusan dari hal-hal ayng terkecil. Misalkan memilih jenis makanan yang ingin ia jadikan bekal , memilih baju, mainan, warna favorit dan masih banyak lagi. Hormati apa yang menjadi pilihannya. Jika tidak sesuai atau tidak pantas, berikan alasan yang tepat dengan penjelasan yang bijaksana.

  1. Ajarkan untuk menghargai diri sendiri.

Berbagi bersama teman tidak berarti ia harus mengorbankan semua yang ia miliki. Ajarkan bahwa kita juga perlu menghargai milik sendiri. Misalkan bila mainannya tidak dikembalikan oleh temannya, maka ajak ia untuk meminta kembali mainannya tersebut. Selain itu cobalah untuk mengemukakan mana “Milik Ibu” dan “Milik Anak.” Minta ia untuk meminta ijin jika ingin menggunakan “Milik Ibu”, begitu pula sebaliknya. Ketika Ibu harus meminjam “Milik Anak”, maka lakukan hal yang sama dan segera kembalikan bila telah selesai memakainya. Cara ini selain mengajarkan sopan santun, anak juga akan belajar bagaimana menghargai batasan masing-masing pribadi.

Perlu diingat bahwa usaha menumbuhkan sikap rasa percaya diri juga memerlukan dukungan dari orang-orang disekitar anak. Untuk itu informasikan pola pengasuhan ini dengan pengasuh, kerabat, juga guru di sekolah. Seperti telah disebutkan diatas bahwa menumbuhkan sekaligus membangun rasa percaya diri pada anak bukanlah proses yang instan atau sekali jadi. Proses ini memerlukan kesabaran dengan pengulangan yang tidak kenal menyerah. Jadi lakukan dengan sabar dan selalu berdoa kepada Allah Swt untuk membangun dan memupuk spiritualitasnya. Selamat mencoba [ ]

 

Red: Lingga

Editor: Iman

Ilustrasi foto: Norman

 

 

 

 

 

 

 

(Visited 66 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment