Tips Mudah Memilih Sekolah untuk Anak

ibuanak

Dalam teori perkembangan kognitif neurosains, dikatakan bahwa ada kaitan antara aktivitas otak dan perilaku. Salah satu aktivitas otak yang dimaksud adalah proses belajar dan berpikir. Beranjak dari teori tersebut, maka tak heran hampir semua orangtua pasti menginginkan anaknya bisa mengecap mutu pendidikan yang baik.

Meskipun para orangtua tidak semua mengerti tentang teori tersebut, setidaknya mereka mengerti tentang dampak pembelajaran bagi anak terhadap perilaku sehari-hari. Tentunya, orangtua pasti menginginkan anaknya menjadi generasi unggul yang tak hanya cerdas secara intelektual, namun cerdas pula secara emosional, spiritual, dan perilaku. Sehingga, banyak orangtua bersikeras memasukkan anaknya ke sekolah yang memang dinilai bermutu.

Namun, memilih sekolah untuk anak kadangkala menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua. Banyaknya pilihan ternyata tidak membuat para orangtua lantas dengan mudahnya memilih sekolah untuk anaknya. Ada sejumlah strategi yang harus diketahui orangtua sebelum menentukan sekolah yang baik bagi sang buah hatinya. Namun yang lebih utama adalah orangtua harus terlebih dahulu memiliki visi dan misi dalam mendidik anak.

Sementara lembaga pendidikan atau sekolah hanya sebagai alat bantu semata.Orangtua tidak bisa membebankan atau menyerahkan segala urusan keberhasilan pendidikan putra putrinya hanya kepada lembaga sekolah. Namun demikian setidaknya ada beberapa tips dalam memilih sekolah untuk kelanjutan pendidikan di luar rumah,antara lain:

Pertama, samakan dulu kejelasan visi kedua orangtua. Orangtua harus memiliki visi yang jelas tentang anaknya di masa yang akan datang. Orangtua juga harus bisa membayangkan karakter seperti apa yang diinginkan melekat pada diri sang anak kelak. Bukankah anak-anak kita hari ini adalah calon pemimpin masa depan yang tantangannya jauh lebih berat dibanding yang kita hadapi saat ini? Sebagai seorang muslim, tentunya kita sangat mendambakan anak kita kelak menjadi pribadi tangguh yang memiliki keimanan yang kuat kepada Allah Swt., mulia akhlaknya, berpegah teguh terhadap Al-Quran dan sunnah-Nya, cerdas, serta mampu tampil prestatif di berbagi bidang profesional kehidupan.

promo oktober

Kedua, realisasikan dengan mencari sekolah yang sesuai dengan visi tersebut. Kalau perlu kita juga bisa mengetahui jaminan kualitas seperti apa yang bisa sekolah berikan atau mendengarkan testimoni dari orang yang pernah menyekolahkan anaknya di sekolah yang dimaksud.

Ketiga,  komunikasikan dengan anak tentang sekolah seperti apa yang diidamkannya sehingga bisa beririsan dengan keinginan orangtua. Langkah tersebut tentunya untuk menghadirkan kenyamanan bagi anak ketika kelak dia menimba ilmu di sekolah tersebut.

Keempat, pilihlah sekolah berdasarkan prioritas visi misi sekolah,karakter guru dan lingkungan sekolah. Dengan mengetahui hal ini maka akan ditemukan titik terang apakah mempunyai visi yang sama dengan yang kita inginkan.

Kelima,jangan memilih sekolah dengan hanya berdasarkan fasilitas yang dimiliki pihak sekolah. Harus diakui bahwa fasilitas juga diperlukan sebagai sarana keberhasilan pendidikan di sekolah. Namun itu bukanlah sebuah jaminan nomor satu proses belajar mengajar.

Kita harus yakin bahwa Allah telah menganugerahkan putra putri kepada kita secara sempurna. Tidak ada makhluk ciptaan Allah yang lahir dengan membawa kebodohan, termasuk anak-anak kita. Jika ada anak yang dianggap bodoh yang perlu dipertanyakan adalah orangtua dan guru-gurunya yang tidak bisa mendidik. Kita harus yakin bahwa setiap anak yang ke muka bumi ini, Allah telah membekalinya dengan potensi kecerdesan masing-masing.

 

Spandukrevisi

(Visited 13 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment