Innalillahi, Tokoh FPI Habib Selon Meninggal Dunia

MAPIOnline.com –  Kabar duka datang dari organisasi Front Pembela Islam (FPI) Senin (28/12) pagi.  Salah satu tokoh mereka, Habib Salim Alatas atau yang lebih dikenal dengan panggilan Habib Selon, meninggal dunia.

Menurut kabar yang dilansir akun resmi twitter FPI (@DPP_FPI) dan akun Instagram Markaz DPP FPI Petamburan, Habib Selon wafat sekitar pukul 05.00 pagi di RS. Mitra Jatinegara Jakarta.  Habib rupanya sempat dirawat selama beberapa hari di rumah sakit tersebut karena sakit yang dideritanya.

iklan donasi pustaka2

Dari info akun Instagram juga diperoleh kabar bahwa jenazah Habib Selon dibawa ke rumah duka di Kampung Sawo Kecik Lapangan Ros belakang Masjid Al-Ma’mur RT. 06/06 No. 31 A Bukit Duri TEBET Jakarta Timur.  Rencananya, Habib Selon akan dimakamkan di Pemakaman Karet Bivak Jakarta Pusat ba’da ‘Ashar.

Habib Selon semasa hidupnya pernah menjabat sebagai ketua tanfidzi DPD FPI DKI Jakarta. Dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Dakwah DPP FPI.   Ia dikenal sebagai tokoh yang keras dalam menyuarakan pernyataan-pernyataannya di media massa.

Pada akhir 2014 silam, Habib Selon menyatakan tidak gentar akan ancaman Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang mengancam akan membubarkan ormas Islam FPI.  Ia menegaskan, tak ada satu kekuatan pun di negara ini yang dapat membubarkan FPI, kecuali Allah.  “FPI tidak takut dan akan terus solid. Jangankan si Ahok, lembaga tertinggi negara tidak akan bisa membubarkan FPI, yang bisa membubarkan FPI hanya Allah Swt.,” ungkapnya.

Sekitar Mei 2012 lalu, Habib Selon pernah melontarkan pernyataan bahwa penyanyi asal Amerika Serikat, Lady Gaga, beraliran setan. Saat itu, pernyataan Habib Selon membuat gempar. Karena di saat yang sama, artis seksi itu memang menjadwalkan konser di Indonesia.

Ucapan sensasional Habib tersebut membuat majalah TIME kemudian mengutipnya dan komentar Habib  dimuat pada 28 Mei 2012. “She had better not dare spread her satanic faith in this country,” kata Habib Selon seperti ditulis TIME. Saat itu, kemudian konser Lady Gaga menjadi pro dan kontra dan akhirnya konser tersebut gagal dihelat di Jakarta.

Editor Bahasa: Desi

kalender

(Visited 17 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment