Eka Permana Habibillah Pimpin PP Pemuda Persis 2015 – 2020

 

Muktamar Pemuda Persis 2015 berakhir Senin dini hari (28/12/2015) dengan terpilihnya H. Eka Permana Habibillah menjadi Ketua Umum Pemuda Persis masa jihad 2015 – 2020. Dalam sambutan singkatnya usai terpilih, Eka Permana mengungkapkan bahwa sesuai dengan fungsinya sebagai ormas otonom kaderisasi jam’iyyah Persis, pihaknya akan tetap fokus pada program-program pengkaderan, membina anggota menjadi kader  berkualitas di setiap bidangnya.

In syaa Allah, kita akan tetap mengarahkan semua anggota pemuda Persis khususnya untuk menjadi manusia yang jujur akan ilmunya. Karena tujuan utama sebagai makhluk adalah menjadi hamba Allah yang istiqamah menjalankan amanah-Nya.  Itulah yang dimaksud dengan “kejujuran dalam beragama“. Seperti yang telah Rasulullah Saw. sabda yakni Addiinu Annashiihah,” ujarnya Senin (28/12/2015).

Ketua Pemuda Persis Sekarang oke

Menurutnya, puncak dan hakikat beragama itu adalah adanya kejujuran pada setiap manusia. Sementara itu, menanggapi akan mewabahnya hedonisme sebagai virus global yang juga mulai menjangkiti kalangan pemuda,  Eka Permana berpendapat bahwa semua penyakit hati  berasal dari “ketidakjujuran” terhadap ilmu termasuk hedonism yang hanya berorientasi duniawi.

“Oleh karena itu seperti yang Rasulullah Saw. lakukan yakni dengan mengingatkan dan membuktikan serta muraaqabah (controling) yang istimrar,”pungkasnya.

Sebelumnya mantan Ketua Umum Pemuda Persis 2010-2015, Dr. Tiar Anwar Bahtiar mengungkapkan bahwa salah satu tantangan pemuda saat ini adalah gaya hidup hedonisme. Ia mengungkapkan bahwa disadari atau tidak nyatanya penyakit hedonisme merupakan virus global yang telah banyak menjangkiti pemuda Islam.

donasi perpustakaan masjid

“Penyakit ini merupakan bagian dari virus Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme (Sepilis) yang harus diwaspadai dan ditangani dengan keseriusan dari semua pihak,” jelasnya.

Ia menambahkan pemuda sebagai penerus estafet kepemimpinan dalam semua lini harus mempersiapkan diri dan mental. Doktor sejarah ini juga mengingatkan bahwa pemimpin lahir dari sebuah perjuangan yang tidak ringan dan ditempa dari sebuah perjuangan dakwah dalam arti yang luas. Untuk itu ia mengingatkan khususnya kepada pemuda Islam agar  mempersiapkan diri menjadi seorang pemimpin masa depan dengan kerja keras serta tidak terlena dengan gemerlap dunia yang terkadang menghanyutkan.

“Masa muda bukan saatnya berleha-leha dengan fasilitas yang ada, namun mampu memanfaatkan fasilitas tersebut untuk kemudahan dalam berjuang. Perjuangan kita adalah menghadirkan kembali peradaban Islam yang pernah ada. Potensi pemuda jika bisa dimanajemen (kelola) dengan baik maka akan menjadi kekuatan yang luar biasa bahkan mampu mengubah dunia. Pemuda Islam harus ambil bagian itu dan jangan hanya sebagai penikmat apalagi sebagai penonton,” pungkasnya.

Muktamar Pemuda Persis 2015 yang mengusung tema “Mengokohkan Identitas Pemuda Persis sebagai Pelanjut Perjuangan Dakwah“ ini berlangsung di Ponpes Persis Ciganitri Kabupaten Bandung sejak Jum’at (25/12) berakhir Senin dini hari (28/12/2015) dengan terpilihnya H. Eka Permana Habibillah menjadi Ketua Umum Pemuda Persis masa jihad 2015 – 2020. Dalam pemilihan yang diikuti 5 calon yakni Eka Permana, Hamdan, Nashrudin Syarief , Muslim Nurdin serta Lam-lam Pahala. Proses pemilihan yang diikuti 338 peserta tersebut, Eka mendapat 206 suara, Hamdan dengan 116 suara, Nashrudin Syarief mendapat 7 suara dan Lam-Lam Pahala hanya memperoleh 6 suara. Pihak panitia mencatat ada 2 peserta yang abstain, sementara calon Muslim Nurdin tidak mendapat suara [ ].

 

Rep: Iman

Editor: Candra

Editor Bahasa: Desi

Foto: Ridwan

 

 

kalender

(Visited 38 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment