Tips Cerdas Membeli Smartphone

 

Oleh: Yudha Yudanto*

 

Komunikasi merupakan kebutuhan primer. Alat komunikasi sudah menjadi kebutuhan ’wajib’ di mana pun kita berada. Gaya hidup menjadikan HP bukan sekadar alat, melainkan bagian dari fashion. Buktinya, sebagian orang tidak segan-segan untuk berganti ponsel secara teratur demi mengikuti tren selular. Perkembangan teknologi komunikasi bergerak (mobile communication) berkembang dengan pesat. Perangkat keras dan lunak berdampingan mempercantik diri demi merebut pasar. Menurut situs Reviewland.com, pengguna ponsel di dunia mencapai 1,8 miliar pada semester pertama 2014. Menurut data APSI (Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia), jumlah pemakai HP GSM di seluruh Indonesia berkisar lebih dari 45 juta orang (10% lebih dari jumlah penduduk Indonesia).  Dan diprediksi meningkat tajam sampai dengan 8 juta lebih pada tahun ini.

 

Kategori Ponsel Cerdas

Sobat mungkin pernah mendengar istilah Smartphone atau ”ponsel cerdas”. Pada dasarnya ponsel jenis ini memiliki tambahan fitur sebagaimana layaknya fungsi sebuah PC (Personal Computer) sehingga selain nelpon dan nge-sms, bisa juga melakukan aktivitas lain seperti mengetik, browsing, foto, video, agenda, kalender, dan sebagainya. Contoh smartphone sudah membanjir dipasaran dengan setiap saat ada yang terbaru. Secara sederhana, smartphone bisa berarti PDA (Personal Digital Assistant) yang dilengkapi dengan akses GSM atau CDMA tetapi lebih fokus kepada alat komunikasi suara yang diperkaya akses informasi data. Saat ini berkembang  teknologi dari 3G ke 4G (LTE) yang memberikan kecepatan yang semakin tinggi dan layanan yang semakin bervariasi lewat teknologi CDMA (Code Division Multiple Acces).

 

Tips & Triks membeli HP/Smartphone baru

promooktober

Memilih ponsel sebagai teman setia gampang-gampang susah. Begitu banyak merek dan seri yang dikeluarkan dengan variasi harga yang beraneka ragam, pusing rasanya (bukan pusing nggak punya duit, lho!). Semoga beberapa tips berikut bisa membantu mengamankan pilihan sobat semua.

  1. Carilah toko/penjual yang memberikan layanan purna jual (after sales service)
  2. Pastikan HP/smartphone anda memiliki sertifikasi dari operator yang akan dipakai, sehingga jaringan HP dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
  3. Lihat fitur dan harga HP, sesuaikan dengan kebutuhan, jangan asal mahal dan lengkap tetapi sebenarnya tidak kita manfaatkan
  4. Jika membeli HP CDMA, usahakan mendapatkan spesifikasinya. Jangan membeli HP di luar negeri karena sistem operasi pada PRL (Prefered Roaming List)-nya spesifik, sehingga tidak sesuai untuk diaplikasikan di Indonesia.
  5. Pilih fitur-fitur yang berhubungan dengan kebutuhan profesi sobat sehingga dapat mendukung pekerjaan. Misalnya, jika pekerjaan berhubungan dengan data-data tentunya HP smartphone atau PDA phone sangat cocok dimiliki.
  6. Jika ingin jaminan tahan lama, pilih ponsel merek-merek tertentu yang telah dikenal kualitasnya. Lakukan survei ke toko, majalah, internet, atau orang yang cukup tahu. Termasuk HP mana yang masih memiliki harga tinggi ketika dijual kembali.
  7. Pastikan HP pilihan kita mempunyai garansi pabrik. Ponsel yang bergaransi toko biasanya barang BM (Black Market) atau barang tidak resmi sehingga tidak memiliki layanan purna jual dan tidak terjamin kualitasnya. Hanya saja memang harganya lebih murah.
  8. Cek ulang keaslian (originalitas) dan kelengkapannya. Misalnya kabel data, memory card, atau CD PC suite. Terkadang toko yang bandel suka tidak amanah, padahal ini termasuk paket kelengkapan pembeli.

Tips memilih HP bekas (second)

Membeli barang bekas bukanlah perkara mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan. Setidaknya dibutuhkan feeling yang kuat dalam menentukan pendamping kita tersebut.

  1. Indikator sinyal tidak naik turun. Pastikan indikator sinyal stabil saat melakukan panggilan. Jika naik turun, artinya kondisi HP sudah tidak baik.
  2. Baterai prima. Meskipun indikator baterai full, jika melakukan panggilan indikator langsung turun, artinya baterai drop/rusak.
  3. LCD harus kontras. Yakni kontras tanpa garis vertikal, horizontal, ataupun bercak.
  4. Tipe umum. Dengan Maksud agar suku cadangnya (spare part) mudah didapat.
  5. Cek suara. Cek suara pada speaker dan mixer dengan cara melakukan panggilan keluar atau menelpon. Jika suaranya bagus, berarti kondisi HP bagus.
  6. Cek ringtone. Suara ringtone yang keluar harus sesuai dengan tingkat volume.
  7. Charger. Ciri charger orisinil antara lain, memiliki kabel panjang, lebih lentur, dan lebih berat.

Namun yang tidak kalah pentingnya adalah sesuaikan dengan budget yang anda miliki. Jangan paksakan diri untuk memiliki smartphone hanya sekedar ingin disebut update. Berhemat dan sesuaika dengan prioritas kebutuhan anda. Selamat berbelanja dengan cerdas.

 

*Penulis adalah praktisi dan pengamat teknologi informasi

 

Editor: Iman

Ilustrasi foto: Norman

 

Bagi Sobat Mapi  punya hobi menulis dan ingin karya tulis Anda dimuat di MapiOnline.com? Kirimkan tulisan anda ke email: [email protected].  Jadilah pejuang dakwah melalui tulisan-tulisan yang inspiratif,motivatif dan edukatif serta penyebar amal saleh. Gabunglah bersama kami. Info lengkapnya di sini

 

kalender

(Visited 23 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment