Ini Dia Arsitek Dibalik Bangunan Megah Fir’aun.

Kisah Fir’aun menjadi legenda sepanjang massa.  Bukan hanya kesombongannya yang menganggap dirinya Tuhan atau kematiannya yang tragis dan mayatnya yang masih dapat dilihat hingga sekarang, namun juga beberapa peninggalan khususnya yang berupa bangunan megah di masanya dan hingga kini pun sebagian masih bisa kita saksikan. Kisah bangunan buatan Fir’aun sebagai upaya untuk menunjukan kehebatannya dan menandingi Allah pun diabadikan dalam Al Qur’an:

Fir‘aun berkata, “Hai, para pembesar kaumku! Aku tidak mengetahui ada Tuhan selain aku bagimu. Hai, Haman, bakarlah tanah liat untuk membuat batu bata, kemudian buatkan bangunan tinggi untukku agar aku dapat naik melihat Tuhannya Musa. Aku yakin bahwa ia pendusta.” (QS.Al Qasas: 38)

Lalu siapakah arsitek ulung dimana masa itu belum ada sekolah teknik atau seorang insinyur yang mengajari ilmu bangunan? Dalam ayat tersebut secara eksplisit sosok Haman sebagai orang kepercayaan Fir’aun dalam mendesign bangunan tersebut. Dalam Tafsir Al Qur’an Al-Adzim karangan Ibnu Katsir menyebutkan bhawa Fir’aun memerintah kepada Haman selaku menterinya untuk membuat bangunan yang sangat tinggi. Bahan bangunan tinggi tersebut menggunakan tanah liat sebagai batu batanya.

Ia menganggap,tidak ada bangunan yang dapat menyamainya di dunia pada saat itu. Upaya tersebut sebagai usaha untuk menunjukan kepada pengikutnya bahwa Musa yang selalu menentangnya dengan mengajaknya kepada tauhid, adalah bohong semata. Bagi Fir’aun ,tidak ada Tuhan yang layak disembah ditaati selain dirinya, bukan Tuhannya Musa.

Profil Haman sebagai arsitek handal Fir’aun selain telah disebutkan dalam Al Qur’an, juga diakui keberadaannya oleh ilmuwan abad kini. Salah satunya adalah Kenneth Anderson,seorang profesor dalam bidang Egyptology dari Universitas Liverpool Inggris.  Dalam bukunya yang berjudul Pharaoh Triumphant: The Life and Times of Ramesses II,King of Egypt (1982) menyebutkan akan peran dan kedudukan Haman dalam pemerintahan Fir’aun. Dalam buku tersebut juga disebutkan bahwa Haman adalah pemimpin proyek-proyek pembangunan di zaman itu.

promo oktober

Pengakuan juga datang dari Dr.Moris Bokai,ilmuwan muslim dari Prancis yang dalam bukunya Moise et Pharaoh bahwa kisah Haman hanya didapat dari dua sumber yakni Al Quran dan sebuah prasasti batu Rosseta yang ditemukan di wilayah provinsi Bukhaira dekat Iskandaria Mesir.

Sementara dalam prasasti bersandi hieroglyph yang baru bisa dipecahkan rahasianya oleh Jean-Fracois Champolion sekira tahun 1822 itu, terpahat nama Haman. Prasasti yang diperkirakan di tulis tahun 196 SM itu juga disebutkan bahwa Haman memiliki kedekatan dengan Fir’aun. Dalam prasati tersebut juga disebutkan bahwa Haman bertanggung jawab dalam proyek-proyek pendirian bangunan.

Selain itu masih ada beberapa ilmuwan yang menyebutkan kedekatan Haman dalam pemerintahan Fir’aun dan perannya dalam menangani beberapa bangunan atas perintah Fir’aun. Dengan demikian sangat sinkron apa yang telah dikisahkan dalam Al-Qur’an terbukti juga berdasar penelitian ilmiah yang dilakukan para ilmuwan zaman sekarang. Selain itu kandungan Al-Quran sangat ilmiah bukan saja diakui oleh ilmuwan muslim tapi juga diakui ilmuwan nonmuslim. Wallahu’alam. [Berbagai sumber].

Red: Iman

Editor: Candra

Ilustrasi foto: “Pharaoh Island5” by Mervat SalmanOwn work. Licensed under CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons.

Promo-Kalender

(Visited 28 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment