Demi Langit yang Memiliki Gugusan Bintang (Tafsir QS. Al-Buruuj Ayat 1-2)

galaksi

Menempaati posisi sebagai surat ke 85 dalam Al-Qur’an, Al-Buruuj tergolong dalam surat makiyyah yang terdiri atas 22 ayat. Dinamakan Al Buruuj yang berarti gugusan bintang diambil dari perkataan “Al Buruuj” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Secara umum, pokok-pokok atau intisari yang terdapat dalam surat ini antara lain adalah sikap dan tindakan-tindakan orang-orang kafir terhadap orang-orang yang mengikuti seruan para rasul, bukti-bukti kekuasaan dan keesaan Allah, isyarat dari Allah bahwa orang-orang kafir Mekkah akan ditimpa azab sebagaimana kaum Fir’aun dan Tsamud telah ditimpa azab, serta  jaminan Allah terhadap kemurnian Al- Quran.

Untuk lengkapnya mari kita simak pembahasannya di setiap ayat.

وَ السَّماءِ ذاتِ الْبُرُوجِ

1. Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,

Allah swt. mengawali firman-Nya dengan sumpah akan kehebatan gugusan-gugusan bintang. Apabila Allah swt. menggunakan suatu objek sebagai media sumpah, berarti objek tersebut penting untuk kita renungkan.

Saat Al Quran diturunkan, umat manusia zaman itu belum menemukan teleskop sebagai alat untuk melihat benda-benda yang sangat jauh. Sehingga bisa dipastikan bahwa pada zaman tersebut umat manusia belum mengetahui adanya gugusan-gugusan bintang.

Namun, Al Quran sudah menyinggung secara eksplisit bahwa bintang itu jumlahnya sangat banyak, dahsyat, dan tak terbatas, membentuk gugusan-gugusan. Ini   merupakan gambaran kemukjizatan Al Quran. Alias, Al Quran itu benar-benar firman Allah swt. Dzat Yang Maha Tahu atas segala sesuatu, bukan buatan Nabi Muhammad seperti yang biasa dituduhkan oleh orang-orang yang membenci Islam.

BACA JUGA  Ramadhan Bulan Perubahan (Bedah Q.S Al-Baqarah (2): 185)

وَ الْيَوْمِ الْمَوْعُودِ

2. dan hari yang dijanjikan

Usadz Ibnu Katsir menyebutkan bahwa alyaumul mao’uud yaomul qiyaamah artinya yang dimaksud hari yang dijanjikan pada ayat ini adalah hari kiamat. Allah swt. menjanjikan bahwa suatu saat alam semesta dengan gugusan-gugusan bintangnya yang begitu dahsyat akan mengalami kehancuran total alias kiamat.

Kehebatnya kiamat digambarkan dalam sejumlah ayat berikut. ”Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya goncangan hari kiamat itu adalah kejadian yang sangat dahsyat. Pada hari itu lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras.” (Q.S. Al Hajj 22: 1-2).

“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya dahsyat dan bumi telah memuntahkan beban-beban berat yang dikandungnya, dan manusia bertanya, “Mengapa bumi jadi begini?” (Q.S. Az-Zalzalah 99: 1-3).

 

 

AYAT SELANJUTNYA…>>

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment