10 Jurus Menjaga Kebersamaan dengan Anak Bagi Ayah Sibuk

 

Sudah menjadi kewajiban jika seorang suami (ayah) adalah memberi dan memenuhi nafkah kepada keluarganya. Dalam rangka untuk untuk memenuhi nafkah keluarga tersebut seorang suami dengan wasilahnya ia harus bekerja. Sementara dalam bekerja seseorang bukan hanya diluar rumah bahkan hingga luar kota. Kesibukan bekerja dari awal hingga akhir pekan inilah yang membuat seorang ayah sedikit mempunyai waktu khususnya bersama putra putrinya. Padahal harusnya kasih sayang dan perhatian bukan hanya diberikan dari sang bunda saja.

Bagi anda,ayah yang sibuk dengan pekerjaan jangan dulu perlu berkecil hati. Ada beberapa tips yang anda bisa lakukan untuk tetap menjaga kebersamaan bersama buah hati tercinta. Meski anda sibuk,yang penting anda mempunyai komitmen bahwa buah hati adalah amanah yang harus dijaga. Kebersamaan dengannya adalah moment berharga yang tidak bisa tergantikan dengan materi yang telah anda hasilkan. Berikut tips menjaga kebersamaan itu:

  1. Tunjukan cinta dan kasih sayang dengan cara sederhana.

Ada ragam cara seorang ayah menunjukkan cintanya pada sang buah hati,salah satunya adalah dengan memberikan  hadiah atau mainan yang harganya mahal sebagai pengganti kebersamaan anda dengannya. Sebenarnya tidak harus demikian,hadiah atau mainan yang mahal belum tentu dapat mengganti kebahagiaannya ketika anda bersamanya. Untuk mengganti hal itu,coba lakukan sesuatu yang sederhana namun mempunyai makna yang dalam, seperti memeluknya atau membelainya dengan tulus. Dekapan seorang ayah yang tulus dan hangat akan membuatnya nyaman,meski hanya beberap detik saja. Jika anda melakukannya sebelum berangkat bekerja, anda tak perlu kawatir baju anda menjadi sedikit kusut atau mungkin sedikit terkena noda dari tangannya yang mungkin kotor. Anda tak perlu marah,hingga mengurangi rasa percaya diri berangkat ke kantor atau tempat kerja.

  1. Bacakan cerita/dogeng sebelum tidur.

Salah satu kesukaan anak-anak adalah dogeng atau cerita maka menjelang tidur adalah saat tepat anda mendogeng atau bercerita. Anda pasti sudah tahu dogeng atau cerita kesukaannya. Bahan cerita juga bisa anda dapatkan dari pengalaman seharian anda. Namun perlu diingat bercerita atau mendongeng kisah yang membuatnya takut.

  1. Ajak anak membantu tugas-tugas rumah tangga (ringan & sedrhana).

Untuk menjaga kebersamaan dengannya sesekali boleh ajak mereka membantu tugas rumah yang sedernaha,seperti menyapu, mematikan lampu yang tidak terpakai atau merapikan mainannya yang berantakan. Cara ini juga sekaligus mendidik mereka untuk menghargai kerapian dan kebersihan rumah. Namun yang perlu diingat jangan gunakan bahasa yang memerintah sehingga mereka dengan senang hati mau membantu tugas ayah bundanya di rumah.

  1. Ajak bermain atau piknik (tidak harus keluar kota/mahal).

Piknik atau tamasya adalah saat tepat mendekat pada mereka. Kegiatan ini biasanya cocok dilakukan diakhir pekan atau hari libur. Meski namanya piknik atau tamasya jangan terkesan mahal atau harus keluar kota. Di dalam kota pun bisa anda lakukan,misal pergi ke pengajian di hari libur. Masjid-masjid besar sekarang biasanya dihalamannya ada taman yang memiliki fasilitas bermain buat anak-anak. Ini bisa dimanfaatkan,anda dapat mengikuti mengajian dari luar masjid. Dengan cara ini anda tetap dapat ilmu sekaligus tidak kehilangan waktu bersama buah hati.

  1. Tunjukan perhatian pada dunia belajar.

Sesekali anda bisa bertanya ada Pekerjaan Rumah (PR) apa dari sekolah?. Lalu tawarkan apa yang bisa anda bantu atau apa ada yang sulit?. Sambil membantunya,anda bisa menceritakan pengalaman belajar anda sewaktu seusianya, termasuk hal-hal yang lucu sehingga ia tidak menjadi tegang mengerjakan PR. Anda pun bisa bertanya pelajaran apa saja yang ia sukai dan tidak sukainya. Dengan demikian anda pun menjadi tahu ia lebih minat kemana.

  1. Usahakan bisa makan bersama.

Makan bersama bisa dilakukan saat sarapan pagi atau makan malam. Namun jika saat sarapan tidak sempat maka tundalah makan bersama itu dimalam hari. Sesekali anda boleh memintanya untuk menunggu makan malam bersama karena anda akan membelikan makanan kesukaannya. Usahakan jika malam bersama jangan terlalu malam hingga ia merasa telah mengantuk.

  1. Pijatan komunikasi.

Setelah aktivitas seharian,bukan anda saja yang capek atau lelah. Anak-anak pun mengalami hal yang sama setelah bersekolah dan aktivitas bermainnya. Menjelang tidur adalah saat yang tepat bagi anda menawarkan untuk memijit kaki atau punggungnya. Pijatan ini bisa disertai dengan minyak kayu putih agar terasa hangat. Sambil memimjit,anda bisa bertanya apa saja aktivitasnya seharian ini. Kegiatan ini juga bisa dimanfaatkan untuk bertanya mungkin ada kaki atau tangannya yang sakit akibat kesleo atau terkena benda tajam sewaktu bermain.

  1. Ajak wudhu & shalat bersama.

Salah salah tugas ayah adalah mendidik dan mengajarkan cara ibadah kepada Allah Swt. Cara ini bisa dilakukan dengan mengajari wudhu lalu mengajaknya shalat berjamaah di masjid. Meski terkadang anak-anak di masjid lebih suka bermain karena ketemu dengan teman-temannya,jangan langsung dimarahi saat itu juga. Gunakan kesempatan tersebut untuk mengajari tentang adab di masjid dan pentingnya shalat berjamaah di masjid (bagi anak laki-laki).

  1. Usahakan memiliki waktu istimewa pada setiap anak (meski hanya 5 menit).

Terkadang tidak semua anak-anak anda ingin bermain atau bersama anda dalam waktu yang bersamaan dengan adik atau kakaknya. Kakak yang sudah besar terkadang sudah mempunyai rasa malu bermain dengan adik-adiknya. Carilah waktu yang tepat sehingga anda tetap mempunyai waktu yang istimewa dengannya. Demikian juga dengan anak-anak yang lainnya. Dengan memiliki waktu istimewa dengannya ini bukan berarti anda mengistimewakannya dibanding lain,namun semata hanya untuk membangun kebersamaan sambil mendalami karakter yang dimilikinya.

10.  Berlatihlah mendengarkan cerita anak setiap hari.

Seperti anda yang mempunyai ragam cerita dari kejadian setiap hari di baik diperjalanan maupun di tempat kerja atau selama berinteraksi dengan rekan dan relasi kerja. Demikian juga anak-anak, mereka juga mempunyai ragam cerita unik dan menarik yang perlu diceritakan. Anda dapat menceritakan pengalaman atau kisah itu lewat media sosial, sementara anak-anak belum bisa. Padahal cerita mereka ingin juga di dengar atau diketahui orang lain. Anda lah orang yang tepat untuk menampung ceritanya tersebut. Dari ceritanya tersebut anda dapat memujinya jika ia melakukan perbuatan yang mulia,demikian juga anda bisa menasehatinya jika ia melakukan perbuatan yang tidak baik atau merugikan orang lain. Meski terkadang ia hanya mengulang-ulang cerita kemarin,anda tidak boleh bosan. Bersabarlah,sambil menanyakan hari ini ia punya kisah atai cerita apa.

Dari sepuluh tips ini tentu anda mungkin melakukannya dalam satu hari atau setiap hari. Bisa jadi anda mempunyai cara tersendiri karena yang terpenting anda tetap mampu menjaga kebersamaan dengan buah hati. Jangan sampai suatu saat nanti ketika mereka sudah besar dan mulai mandiri,anda baru sadar bahwa pentingnya kebersamaan dengannya dan anda akan merindukan saat-saat itu ketika anda sendirian. Masa ini mereka yang membutuhkan anda (orangtua), nanti akan bergantian, anda yang membutuhkan mereka. Ingat waktu tidak akan berulang. Selamat mencoba [ Berbagai sumber].

 

Red: Iman

Editor: Candra

Ilustrasi foto: Norman

Promo-Kalender

 

 

 

 

(Visited 28 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment