Langkah Mudah Menghadirkan Akhlak Rasulullah

Oleh: Ali*

Jika kita mempelajari sejarah kehidupan Rasulullah Saw. secara mendalam, kita akan temukan bahwa beliau adalah pribadi besar dari semua sisi, baik individu, kepala rumah tangga, anggota masyarkat, guru, pemimpin, maupun panglima perang. Kebesaran ini tentunya sangat erat kaitanya dengan kedekatan beliau kepada Allah Swt. Sebab tidak mungkin seseorang bisa mencapai kebesaran sedemikian sempurna tanpa ada ikatan kuat dengan Yang Maha Besar.

promooktober1

Beliau hidup di tengah masyarakat, bergaul, makan, dan minum tak ubahnya manusia lainnya. Akan tetapi, kepribadian dan prilakunya berbeda dengan manusia lainnya. Tidak ada yang bisa memahami hakikat kedalaman pribadi orang seperti Muhammad Saw. kecuali penciptanya dan orang yang memiliki kesamaan karakter dengannya. Sebagai umatnya, kesamaan karakter tersebutlah yang harus senantiasa kita usahakan agar dicintai Allah Swt. sebagaimana Dia mencintai Rasul kita. Berikut beberapat tips yang dapat kita ikuti:

  1. Kerjakan Shalat Malam.

Ya, pada sepertiga malam terakhir, bangunn tidur dan berwudhulah untuk kemudian shalat tahajud. Sebagai sahabat terdekat Rasul, Umar bin Khatab (semoga Allah meridhiinya) selalu minta disediakan secawan air di sebelah tempat tidurnya. Begitu terbangun, tangannya dibasahi dan di usapkannya kewajahnya, sebelum kemudian bangkit berwudhu dan shalat.

  1. Lakukan Shalat Shubuh Berjamaah.

Bagi laki-laki, shalat subuh di masjid hampir-hampir wajib hukumnya, sampai-sampai Rasulullah berkata bahwa untuk orang munafiq, shalat berjamaah di masjid yang paling berat adalah ‘Isya dan Shubuh. Bagi perempuan, shalat berjamaah di rumah adalah lebih baik. Meski hanya dua rakaat namun banyak yang mengakui shalat Subuh berjamaah di masjid ini lah yang paling berat,sehingga banyak masjid yang sepi jamaah. Walau demikian kita harus berjuang untuk melaksanakannya.

  1. Kunjungi Orang – orang Shaleh

Ini merupakan faktor penyemangat berbuat baik. Ya, sering-seringlah mengadakan kunjungan, bermajelis, berteman, mencintai orang-orang baik serta meminta mereka agar mau mengunjungi kita, dan mendoakan mereka. Faktor yang satu ini akan melahirkan banyak maslahat. Nabi bersabda, Barangsiapa mengunjungi orang sakit atau mengunjungi saudaranya (yang ia cintai) karena Allah, ia akan dipanggil oleh seorang penyeru dengan mengatakan,Engkau adalah orang baik, langkahmu adalah langkah yang baik dan engkau telah mengambil jatah tempatmu di surga.’” (H.R. Tirmidzi)

  1. Bacalah Sejarah (Sirah) Nabi.

Usahakan membaca satu atau dua halaman sirah Rasulullah Saw di pagi hari untuk menambah kecintaan kepada beliau yang namanya kita sebut dalam syahadat. Dengan membaca sirah yang penuh keteladan akan bisa menambah semangat dalam beribadah,berdakwah dan berjuang membela agama-Nya.

  1. Kunjungi Lembaga Dakwah

Ini sangat penting untuk dilakukan sebagai sarana pemberi motivasi berbuat kebaikan. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi lembaga sosial kebaikan dan yayasan-yayasan dakwah yang padanya telah Allah berikan banyak sekali kebaikan dan manfaat. Mengunjungi lembaga-lembaga sosial seperti ini akan memotivasi seorang muslim untuk mencintai kebaikan, mengamalkannya, dan berlomba-lomba di dalamnya.

  1. Sadari Pentingnya Berbuat B

Hendaklah kita menyadari bahwa berlomba dalam kebaikan adalah karakter orang-orang mukmin. Dalam salah satu ayat-Nya,. Allah memuji sebagian Nabi-Nya, Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdo’a kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami. (Q.S. Al-Anbiya [21]: 90). Maka kesadaran akan hal itu akan memberikan motivasi dan dorongan kepada seorang muslim untuk berbuat baik.

  1. Hadiri Majelis Keimanan (Dzikir).

Menghadiri pertemuan antar ikhwan dan majelis yang bernuansa keimanan sangatlah penting. Memperbanyak berkumpul dengan orang-orang baik dan shaleh merupakan sebab yang memotivasi untuk berbuat baik. Demikian pula halnya dengna berjumpa dengan orang-orang shalah dan bermajelis dengan mereka akan mempermudah membiasakan diri dalam berbagai ketaatan. Hal tersebut juga akan mengingatkan seorang muslim akan rabb-nya, membangkitkan semangat untuk saling berlomba dalam kebaikan di antara para anggota majelis, dan menyibukkan hati dengan betikan-betikan yang baik. Seorang muslim akan merasa sedikit ketika ia sendirian dan akan merasa banyak ketika bertemu dengan teman-temannya yang shaleh. Maka, bergaul dengan pribadi-pribadi yang baik akan membangkitkan semangat dan menggelorakan gairah memanfaatkan usia dalam rangka ketaatan kepada Allah.

  1. Berinfaq dan Bersedekah

Apa pun bentuk harta yang kita miliki, itu sepenuhnya hak Allah. Gunakan harta itu sesuai kehendak pemiliknya yang sejati. Perbanyak shadaqah dan infaq untuk menunjukkan kepada Allah bahwa harta yang ada pada kita sama sekali tidak mengganggu keimanan kita.

  1. Senantiasa Berdoa kepada Allah.

Berdoalah kepada Allah agar dimudahkan melakukan kebaikan. Hidayah taufik untuk bisa berbuat baik adalah karunia Allah dan pemberian dari Dzat Yang Maha Pengasih. Allah menganugerahkannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Oleh sebab itu , bersandarlah kepada Rabb-mu agar berkenan memberikan taufik, memudahkan diri kita berbuat baik, dan bisa bergegas menuju kebaikan. Allah telah menjanjikan kepada kita bahwa Dia pasti akan mengabulkan permohonan itu sebagaimana firman-Nya,

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 286).

Ahklak Rasulullah adalah akhlak manusia terbaik maka sudah sepantasnya jika ummatnya senantiasa berusaha untuk bisa mengikutinya. Banyak akhlak Rasulullah Saw ini yang menjadi sunnah dan salah satu langkah untuk kejayaan Islam adalah dengan menghidupkan sunnahnya Semoga bermanfaat. Wallahu’alam. [ ]

*Penulis adalah pembaca mapioline tinggal di Ibaraki Jepang

Editor: Iman

Ilustrasi foto :  Edirne 7331 Nevit” by Nevit Dilmen – Own work. Licensed under CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons.

Sobat Mapi  punya hobi menulis dan ingin karya tulis Anda dimuat di MapiOnline.com? Kirimkan tulisan anda ke email [email protected]  Jadilah pejuang dakwah melalui tulisan-tulisan yang inspiratif,motivatif dan edukatif serta penyebar amal saleh. Gabunglah bersama kami. Info lengkapnya di sini

 

Promo Kalender

 

(Visited 22 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment