Bersuci dengan Tissue, Bagaimana Hukumnya?

wudhu, tissue. kertas

Assalammualaikum. Pak Ustadz yang saya hormati, bolehkah kita bersuci (membersihkan air kencing atau tinja) dengan tissue? Setelah itu kita shalat padahal belum dicuci dengan air.  Hal ini saya tanyakan mengingat ada sejumlah hotel yang hanya menyediakan tissue di toiletnya.   Terimakasih atas jawabannya.   Wassalammualaikum.

 

Ada dua benda yang bisa membersihkan najis. Pertama, air, sebagaimana dijelaskan dalam keterangan berikut.

promooktober1

Anas r.a. berkata, “Rasulullah Saw. pernah masuk WC, lalu saya dan seorang lelaki seusia saya membawakan seember air dan tongkat, lalu Nabi bersuci dengan air tersebut.”  ( H.R. Bukhari dan Muslim).

Kedua, yang bisa membersihkan najis adalah benda padat, misalnya batu, dedaunan, tissue, dll. Perhatikan keterangan berikut.

Aisyah r.a. berkata, sesungguhnya Rasulullah Saw. bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu buang air (besar/kecil), maka bersucilah dengan tiga buah batu dan itu sudah mencukupi.” ( H.R. Ahmad, Abu Daud, dan Daraquthni)

Hadis ini menegaskan bahwa benda padat seperti batu bisa digunakan sebagai alat bersuci setelah kita buang air besar atau kecil.

Zaman sekarang tentu saja tidak perlu pakai batu karena sudah ada yang lebih modern yaitu tissue. Merujuk pada dua keterangan di atas, bisa kita simpulkan bahwa bersuci menggunakan tissue kedudukan hukumnya sama dengan bersuci menggunakan air.

Artinya, kalau sudah bersuci dengan tissue, kita bisa melaksanakan shalat walaupun tidak dicuci lagi dengan air. Wallahu A’lam.

* Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected] atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 1,262 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment