Video “Plesetan Sampurasun” Habib Rizieq Hebohkan Dunia Maya

Sebuah video ceramah ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq yang  diunggah ke dalam situs jejaring sosial YouTube menjadi perbincangan hangat di dunia maya.   Video Rizieq tersebut dinilai menghina budaya Sunda karena ada perkataan Habib yang memelesetkan kata sapaan orang Sunda.

Video Rizieq tersebut menurut beberapa laporan media awalnya diunggah oleh pemilik akun bernama Muhammad Nazar pada 14 November.  Namun video tersebut kemudian direpro dan diperbanyak oleh beberapa pemilik akun You Tube lainnya, sehingga menjadi viral.

promooktober

Dalam  video ceramah yang berlokasi di salah satu daerah di Purwakarta tersebut, Rizieq memaparkan tentang Islam dan budaya lokal.  Rizieq memberikan ceramah pada acara Tabligh akbar ke-V Manhajus Sholihin pimpinan K.H. Muhammad Syahid Joban, Lc.  Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa Islam bukanlah produk budaya yang merupakan hasil buah pemikiran dan perilaku manusia.  Islam menurut Rizieq adalah agama wahyu yang datang dari Allah.

Di sela-sela ceramah tersebut, Rizieq memelesetkan kata sapaan dalam bahasa Sunda yakni “Sampurasun” menjadi “Campur Racun”.   Pelesetan inilah yang kemudian yang mengundang kontroversi dan protes keras, termasuk dari Walikota Bandung Ridwan Kamil.   Beberapa organisasi massa dan lembaga swadaya masyarakat  di Jawa Barat juga dikabarkan menolak  Rizieq masuk ke wilayah Jawa Barat.   Berikut adalah salah satu video yang menghebohkan tersebut.

Editor Bahasa: Desi

(Visited 26 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment