10 Manfaat Kacang Hijau, Dari Atasi Maag Sampai Harmoniskan Pasutri

kacanghijau

Oleh: Ali Bhakti*

Tahukah Anda bahwa kacang hijau merupakan salah satu bahan makanan terpopuler di Indonesia? Kacang hijau atau dalam bahasa Latin disebut phaseolus radiatus linn dapat ditemui hampir di semua wilayah Indonesia. Tumbuh di daerah yang beriklim tropis, kacang hijau memiliki  banyak manfaat dengan  kandungan protein nabati paling tinggi setelah kedelai dan kacang tanah. Kacang hijau dapat disajikan dengan cara direbus dan dimakan langsung atau dimasak hingga lunak (menjadi bubur). Kacang hijau (yang telah direbus hingga matang) juga bisa ditumbuk halus dan dijadikan isi onde-onde, bakpau, atau gandas turi.  Kacang hijau juga dapat dijadikan tepung yang biasa disebut sebagai tepung hunkwe. Tepung ini biasa digunakan dalam pembuatan berbagai jenis kue, es krim tradisional, dan mie soun.

iklan donasi pustaka2

Kacang hijau sangat mudah berkecambah. Kecambah ini biasa kita kenal sebagai tauge. Tahukah Anda bahwa kecambah kacang hijau mengandung banyak sekali enzim aktif, salah satunya adalah enzim amilase yang membantu metabolisme karbohidrat? Selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Hebatnya lagi, walaupun direbus lama (misal sampai hancur), kacang hijau tetap berkhasiat dan  tidak terpengaruh panas. Berbeda dengan kacang-kacangan yang lain, sayur, buah, dan bahan ramuan tradisional lainnya yang bila direbus terlalu lama, akan menurunkan khasiat obatannya.

Menurut Ir I.G.A. Ari Agung M., dosen Program Studi Teknologi Pangan dan Gizi Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, kandungan gizi yang terdapat dalam 110 gr kacang hijau adalah 345 kalori, 22,2 gr protein, 1,2 gr lemak, dan sisanya berupa vitamin A serta B1, mineral fosfor, zat besi, juga mangan.

Tahukah Anda bahwa selain mengandung berbagai vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya; kacang hijau juga bisa membantu menyembuhkan penyakit? Ya, kacang hijau bisa mengobati berbagai penyakit seperti beri-beri, radang ginjal, tekanan darah tinggi, keracunan alkohol dan pestisida, mengurangi gatal karena biang keringat, muntaber, menguatkan fungsi limpa dan lambung, impotensi, TBC, jerawat, mengatasi flek hitam di wajah, menurunkan demam serta masih banyak lagi.

Berikut beberapa resep tradisional kacang hijau sebagai penawar beberapa macam penyakit:

1. Disentri/Sakit Perut

Kacang hijau dibuat bubur. Hidangkan dengan 2 butir telur ayam yang dipindang dan air hangat kepada anggota keluarga yang terkena disentri sebanyak 2-3 kali sehari secara teratur.

2. Varises

Varises adalah tonjolan-tonjolan di beberapa bagian kaki. Kemunculan varises memang mengganggu keindahan kaki. Untuk mengobati varises, kacang hijau direbus dengan dua gelas air. Biarkan sampai air susut kira-kira sebanyak satu gelas. Minum rebusan kacang hijau ini dua kali sehari, pagi dan menjelang tidur. Selain mengonsumsi rebusan kacang hijau tersebut, Anda juga disarankan melakukan beberapa hal berikut. Saat akan tidur, angkat kaki dan tempatkan di tempat yang lebih tinggi dari kepala. Diamkan selama 10 menit. Lakukan posisi seperti ini setiap hari.

3. Bisul

Merupakan salah satu penyakit ringan tapi sangat menganggu, terlebih bila bisul tumbuh di salah satu bagian tubuh yang sensitif. Untuk mengobati penyakit bisul yang belum matang, rebus 50 gr kacang merah kecil, 50 gr kacang hijau, 50 gr kacang hitam, dan 2 ruas jahe. Semua bahan, kecuali jahe, direbus. Jahe direbus tersendiri dan hasil rebusannya dicampurkan ke rebusan kacang-kacangan tadi. Minum ramuan ini secara teratur. Untuk bisul yang sudah matang,  ramuan di atas harus ditambah madu.

4. Maag

Merupakan penyakit yang umum diderita masyarakat Indonesia dan ramuan untuk mengatasinya begitu banyak dan kacang hijau adalah salah satunya. Caranya, kacang hijau dijemur sampai kering lalu ditumbuk sampai halus. Ambil satu sendok makan bubuk kacang hijau dan seduh dengan air hangat sebanyak satu gelas dan minum secara teratur sehari sekali.

5. Biang Keringat

Biang keringat sering dialami oleh balita. Biasanya, balita yang terkena biang keringat sering rewel karena gatal. Untuk mengatasinya, rebus 60 gr kacang hijau yang sudah dijadikan bubuk bersama dengan 50 gr tanaman krokot dalam air secukupnya. Setelah matang, saring lalu minumkan 3 kali sehari.

6. Peluruh Kencing

Rebus 30 gr kacang hijau dan 30 gr daun sendok dalam air 400 cc. Ramuan dimasak dalam periuk tanah sampai matang. Sesudah dingin, tambahkan madu secukupnya. Minum ramuan ini secara teratur sampai kencing tidak tersendat lagi.

7. Meningkatkan Gairah Seksual

Agar lebih greng, tidak ada salahnya para suami mencoba resep kacang hijau ini. Selain harganya murah, resep ini aman  bagi kesehatan. Cara menyajikannya, rebus 30 gr kacang hijau bersama dengan 2 ruas jahe, 15 gr merica, 15 gr adas, 15 gr pulosari, 15 gr biji kucai, 15 gr biji paria, dan 15 gr biji ketumbar. Semua bahan direbus dengan air 600 cc. Biarkan hingga air berkurang setengahnya atau tersisa 300 cc. Minum secara teratur dan Anda akan merasakan khasiatnya.

8. Rambut Rontok

Bagi yang bermasalah dengan rambut rontok, Anda bisa mencoba resep ini. Caranya dengan merebus kacang hijau dalam 1 gelas air. Perhatikan! Saat merebus, jangan sampai kacangnya pecah. Segera angkat bila sudah tampak agak matang agar kacang tidak pecah. Setelah dingin, air rebusan kacang hijau ini digunakan untuk membasahi kulit kepala sembari dipijit. Biarkan kering, lalu keramas.

9. Demam pada Bayi

Bagi ibu-ibu yang mempunyai bayi sakit akibat demam, boleh mencoba menggunakan kacang hijau. Menurut penelitian, kacang hijau adalah penurun demam terbaik bila dibandingkan dengan ramuan tradisional lainnya. Caranya dengan dengan memberikan 1 gelas air rebusan kacang hijau ditambah 1 sendok makan madu pada bayi yang terserang demam. Berikan rebusan ini sesendok demi sesendok. Semoga bermanfaat [ Berbagai sumber]

*Penulis pembaca mapionline tinggal di Ibaraki Jepang                     

 

 

Promo Kalender

(Visited 77 times, 1 visits today)

REKOMENDASI