Waspadai Kosmetika Non Halal di Rumah Kita

kosmetik

 

Tidak semua produsen kosmetik mencantumkan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kosmetik itu secara lengkap dalam kemasan produknya. Di sisi lain banyak pula pemakai kosmetik yang tidak tahu asal muasal bahan kosmetik. Beberapa bahan kosmetik yang dapat atau mungkin berasal dari hewan, antara lain:

  1. Elastin, merupakan komponen jaringan ikat pada kulit selain kolagen. Elastin bertanggung jawab terhadap elastisitas jaringan ikat. Biasanya terdapat bersama-sama kolagen dan dipakai untuk produk perawatan kulit dan rambut.
  2. Kolagen, berasal dari jaringan ikat kulit hewan (babi, biri-biri, sapi, dan kambing). Bahan ini sering dipakai untuk produk antiaging, lipstik agar lebih glossy, hand and body lotion, dan perawatan kulit (skin care) agar kulit halus, putih, dan terjaga kelenturannya. Berdasarkan informasi yang didapat, kolagen terbaik dan sering dipergunakan dalam produk kosmetik saat ini adalah kolagen yang berasal dari babi.
  3. Plasenta (lebih dikenal dengan ari-ari) adalah suatu media yang berkembang di dalam rahim selama masa kehamilan yang berfungsi untuk memberikan nutrisi dari induk kepada embrio. Plasenta akan keluar bersamaan dengan lahirnya sang bayi. Sumber plasenta bisa berasal dari manusia dan hewan (sapi, kambing, biri-biri, domba, maupun babi).Menggunakan produk yang menggunakan plasenta sebagai salah satu bahannya tentu akan menjadi kanibalisme, yang sudah jelas diharamkan dalam Islam. Sedangkan jika plasenta hewan maka kita harus mengetahui apakah hewan tersebut hewan yang halal atau tidak. Keunggulan dari ekstrak plasenta ini adalah mampu memperbaiki elastisitas kulit, mengurangi tanda-tanda penuaan dan menjadikan kulit awet muda (antiaging), mengurangi pigmentasi dan flek-flek hitam pada wajah, memutihkan dan menghaluskan kulit, serta menjadikan kulit tampak segar dan lembut. Beberapa produk yang disinyalir menggunakan plasenta adalah hand and body lotion, sabun mandi, plasenta serum gold, whitening lotion, dll.
  4. Wax (lilin), dapat berasal dari serangga, hewan lain seperti ikan, dan tumbuhan. Dalam produk kosmetika, wax dapat memberikan efek glossy (mengkilat). Wax sering digunakan dalam produk lipstik dan perawatan rambut.
  5. Allantoin, adalah bahan yang membantu mempertahankan kelembapan dan kelembutan kulit, serta anti-iritasi kulit (terbakar, lecet, jerawat, bisul). Allantoin cair dapat ditemukan pada janin mahluk hidup, air seni anjing, benih gandum, cacing tanah, dan komponen organik lainnya. Zat turunan allantoin meliputi AluminiumchlorhydroxyAllantoinate, AluminiumdihydroxyAllantoinate, Allantoin N Acetyl DL Methionine, Biasanya digunakan dalam produk deodoran, anti-iritasi pada perawatan bayi, moisturizing cream and lotion, pasta gigi, produk skin care, dan sebagai antidandruff (anti-ketombe) pada shampo.
  6. Gliserin/gliserol, senyawa kimia yang dibuat dari hidrolisis lemak atau minyak yang berasal dari hewan atau tumbuhan (turunan lemak), sintetik kimia yang berasal dari gas propilena (minyak bumi) atau produk mikrobial, sering digunakan dalam produk sabun. Gliserin membantu memelihara kelembapan dan kelembutan kulit. Beberapa produk yang menggunakan gliserin adalah hand and cream lotion, face pack, masker, liquid face powder, protective cream (sun block), skin freshener, dan pasta gigi. Pembentukan gliserin ini bisa melibatkan enzim yang berasal dari hewan yang juga harus diwaspadai aspek kehalalannya.
  7. Vitamin. Terdapat beberapa vitamin yang mempunyai sifat tidak stabil sehingga harus distabilkan dengan bahan penstabil. Bahan penstabil vitamin yang sering dipakai di antaranya adalah gelatin (yang berasal babi dan sapi), karagenan, gum, atau pati termodifikasi. Penambahan vitamin biasanya untuk produk perawatan kulit dan rambut.
  1. Lemak dan turunannya. Berbagai macam lemak berasal dari hewan dan bisa diolah dengan teknologi pemisahan dan ekstraksi sehingga menjadi beberapa bahan turunannya, seperti lauric acid, stearic acid, gliserin, GMS, cetyl alc, glycolic acid, palmitic acid, dll. Sering digunakan pada produk lotion, sun block, whitening lotion, lotion, dll.
  2. Hormon, hormon estrogen. Ekstrak timus dan melanin adalah contoh hormon yang berasal dari hewan yang harus diteliti lagi aspek kehalalannya. Hormon tersebut dapat memberikan hasil yang lebih memuaskan, yakni memberi kesan seakan pengguna lebih muda, lebih cantik, lebih segar, lebih atraktif/ceria serta membuat kulit lebih lembut seperti kulit bayi.
  1. Cairan Anmion, adalah cairan yang berada di sekitar janin yang berfungsi untuk melindungi janin dari benturan fisik dan sebagai pelicin (lubricant) pada saat janin dilahirkan. Efeknya yaitu membantu melembapkan, melembutkan, serta menghaluskan kulit (mirip dengan plasenta).Penggunaannya terbatas pada penggunaan pelembab, lotion rambut, dan perawatan kulit kepala serta shampo. Anmion yang biasa digunakan untuk kosmetik dapat berasal dari sapi, lembu jantan, dan babi.
  2. Botox, atau botulinum toxin tipe A adalah protein kompleks yang dihasilkan dari bakteri Clostridium Botulinum. Oleh para dermatolog atau dokter spesialis kulit, botox biasa dipakai untuk menghilangkan kerut di wajah dan mengurangi produksi keringat bagi penderita hiperhidrosis (kelebihan keringat).Untuk menghilangkan kerut atau keriput yang muncul di sekitar wajah, seorang dermatolog akan memasukkan cairan (larutan) botox ke beberapa bagian wajah yang terdapat kerutan. Misalnya di dahi, garis luar mulut, pinggir mata, atau leher. Proses pembuatan larutan botox biasanya mempergunakan serum albumin (hewan atau manusia) sebagai bahan pelarutnya.
  3. Lanolin, sejenis minyak/lemak yang biasanya berasal dari hewan. Sering digunakan dalam produk lotion, salep kulit, whitening cream, dan pemberi efek glossy pada lipstik. Perlu kajian lebih lanjut untuk mengetahui apakah sumbernya berasal dari hewan halal atau haram, termasuk proses penyembelihan yang sesuai syariat Islam atau tidak.

Di samping bahan-bahan kosmetik yang berasal dari hewan yang jelas mengandung bahan yang dikategorikan haram, ada juga yang berasal dari manusia.

iklan donasi pustaka2
  • Keratin, berasal dari rambut manusia, sering dipergunakan dalam produk pewarna rambut.
  • Albumin, berasal dari serum darah manusia, banyak digunakan untuk pelarut bahan aktif kosmetik seperti botox.
  • Plasenta (sebagaimana yang telah dijelaskan di atas).
  • Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid), berfungsi menjaga kesehatan kulit, termasuk dalam kelompok mukopolisakarida. Terdapat dalam cairan mata dan tali janin. Sering terdapat pada produk whitening cream dan perawatan kulit. [ Ahmad, berbagai sumber]

  Editor: Iman

(Visited 29 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment