Amankah Pospak Buat Bayi?

Oleh : dr. Edy Fadlyana*

Mempunyai bayi yang lucu adalah dambaan orangtua khususnya bagi pasangan baru atau keluarga muda,karena ia akan menjadi salah satu sumber kebahagian dalam keluarga dan karunia Allah yang tak ternilai. Gerak geriknya,senyumnya yang menggemaskan bahkan tangisnya pun akan mendatangkan kebahagian buat ayah bunda. Namun tangisan yang terlalu sering karena ketidaknyaman akan membuat kasihan padanya. Tangisan tersebut bisa berasal dari popoknya yang sudah penuh hingga membuatnya rewel.

promooktober

Zaman sekarang menggunakan popok sekali pakai (pospak) seperti sudah menjadi kelazimnya orangtua yang mempunyai balita khususnya dipakai saat bepergian atau saat malam hari. Penggunakan popok sekali pakai bertujuan agar praktis ketika dia harus pipis atau buang air besar tanpa membasahi pakainnya. Namun ayah bunda harus tahu seputar pospak ini agar sehat buat balita dan nyaman dan tenang buat orangtua. Berikut beberapa pertanyaan seputar pospak  yang perlu ayah bunda ketahui:

  1. Bagaimana memilih Pospak yang baik?

Kriteria pertama, pilihlah pospak berdaya serap tinggi. Saat si kecil pipis atau buang air besar, popok itu bisa menghindarkannya dari kelembapan tinggi, hingga mengurangi kemungkinan kulit iritasi. Jangan pilih popok berbahan kasar yang bisa melukai kulit bayi yang lembut.

  1. Apakah yang disebut ruam pada popok?

Ruam popok dapat berupa ruam yang terjadi di dalam area popok. Pada kasus ringan, kulit menjadi merah. Pada kasus-kasus yang lebih berat, mungkin terdapat rasa sakit. Biasanya ruam terlihat pada sekitar perut, kemaluan, dan di dalam lipatan kulit paha dan pantat. Kasus ringan menghilang dalam 3 sampai 4 hari tanpa pengobatan. Bila ruam menetap atau mucul lagi setelah pengobatan, berkonsultasilah dengan dokter.

  1. Apa yang harus dilakukan untuk mencegah ruam popok?

Gantilah popok segera setelah anak kencing atau berak. Hal ini mencegah lembap pada kulit. Janganlah memakai popok dengan ketat, khususnya sepanjang malam hari. Gunakan popok dengan longgar sehingga bagian yang basah dan terkena tinja tidak menggesek kulit lebih luas. Bersihkan dengan lembut daerah popok dengan air. Anda tidak perlu menggunakan sabun setiap kali mengganti popok atau setiap kali buang air besar (bayi yang mendapat ASI dapat BAB sebanyak 8 kali per hari). Hindari selalu membersihkan dengan usapan yang dapat mengeringkan kulit. Alkohol atau parfum dapat mengiritasi kulit bayi.

  1. Pospak membuat bayi telat mandiri?

Ada anggapan, bayi yang terbiasa memakai pospak akan susah diajari buang air kecil di toilet. Anak berpospak merasa aman buang air di mana saja karena ada wadah yang menampung sehingga ia tidak terbiasa masuk ke kamar kecil. Sebenarnya, hal ini bisa diatasi dengan mengajarkan si kecil toilet training hingga ia bisa mengatur waktu untuk buang airnya. Ajarilah anak secara bertahap pada usia 18 bulan atau lebih. Anda tak perlu khawatir jika si kecil lebih lama mengompol dibandingkan yang lain. Kemampuan individu yang satu berbeda dengan individu yang lainnya.

  1. Tulang pinggul terganggu gara-gara Pospak?

Pendapat yang beredar saat ini justru sebaliknya. Popok sekali pakai sangat baik untuk perkembangan tulang pinggul. Pasalnya, bayi yang menggunakan popok sekali pakai bisa lebih leluasa begerak. Apalagi saat ini popok yang beredar cukup elastis sehingga tidak mengganggu cara berjalan dan pertumbuhan tulang pinggul.

  1. Pospak bikin ruam popok bertambah hebat?

Hal ini terjadi karena popok sekali pakai menampung air seni berjam-jam, sedangkan jika pada popok kain, ibu langsung mengganti karena mudah dideteksi. Bahan popok sekali pakai juga tampaknya lebih panas dan kasar dibandingkan dengan popok kain. Itulah sebabnya, agar terhindar dari ruam, saat si kecil pipis atau BAB, sebaiknya orangtua langsung mengganti. Sebuah penelitian menyatakan bahwa kulit bayi yang mengenakan pokok sekali pakai bisa sehat dan mulus. Riset yang diadakan di 16 negara serta telah dipublikasikan di Pediatric Dermatology, Journal of American Academy, serta  Journal of Pediatric Health Care semuanya menunjukkan pospak berdaya serap tinggi mampu menjaga kulit tetap kering, sehingga si Kecil terhindar dari ruam popok.

Tapi ada juga bayi tertentu yang kulitnya sangat sensitif terhadap bahan pospak sehingga bisa menyebabkan iritasi. Jika hal ini terjadi hentikan pemakaian pospak, atau cari pospak lain yang lebih cocok. Umumnya, setiap merek mempunyai bahan berbeda dengan merek yang lain. Kalau sudah cocok merek yang satu, sebaiknya jangan mengganti dengan yang lain, kecuali jika memang sulit dicari di pasaran.

  1. Pospak akibatkan gangguan pertumbuhan kaki?

Ada dugaan pospak membuat jarak kedua kaki melebar dan menyebabkan gangguan pertumbuhan kaki. Akibatnya, cara berjalan anak pun mengalami gangguan, atau istilah awamnya ngegang. Hal ini diakibatkan oleh tepi pospak yang sangat kaku, sehingga diduga bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan kaki. Apalagi jika dipakai secara terus-menerus. Akan tetapi, hal ini belum pernah dibuktikan secara ilmiah. Di samping cara berjalan bayi memang belum sempurna, baru saat menginjak umur lebih dari 1 tahunlah bayi sudah bisa berjalan dengan baik. Jadi, tidak ada hubungan antara pospak dan gangguan pertumbuhan kaki. Semoga bermanfaat []

 

*Penulis adalah dokter dan konsultan tumbuh kembang anak.

Editor: Iman

 

 

Promo Kalender

(Visited 11 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment