Kenali 4 Penyebab Rezeki Selalu Seret

jamdinding

Sebenarnya setiap orang memiliki potensi untuk meraih apa yang diinginkannya. Menjadi kaya raya bukanlah sesuatu yang mustahil dan menjadi pengusaha yang sukses juga bukan sesuatu yang tidak mungkin. Setiap kita dilahirkan dalam keadaan tidak memiliki harta dan ilmu. Kita hidup dengan jumlah jam yang sama dalam sehari semalam.

Tiap-tiap kita memiliki akal dan kekuatan. Kita sama-sama makan, menghirup udara, tidur, dan juga buang hajat. Lantas, adakah alasan untuk menyerah dan berputus asa dalam meranggapai rezeki? Dengan memahami itu semua, kita akan sampai pada satu pemahaman bahwa apabila kita mau belajar dan berusaha, meraih rezeki apa pun menjadi mungkin.

Namun, adakalanya kita merasa sudah bekerja dan berusaha keras tetapi ternyata hasilnya tidak seperti yang kita inginkan. Di sinilah diperlukan adanya perpaduan keyakinan terhadap dua hal yaitu takdir (ketentuan Allah) dan ikhtiar (usaha manusia). Hal ini bermakna bahwa pada hakikatnya rezeki berasal dari Allah, yang secara syariat harus diusahakan dengan maksimal untuk mendapatkannya.

Allah swt. berfirman, “Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata, ‘Tuhanku telah memuliakanku.’ Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata, ‘Tuhanku menghinakanku.’ Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim, dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin, dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang batil), dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.” (Q.S. Al Fajr 89: 15 – 20)

Ayat di atas mengisyaratkan kepada kita bahwa keberhasilan manusia mendapatkan rezeki ternyata tidak hanya karena syarat yang secara umum dipahami seperti kerja keras, berani mengambil risiko, sabar, ulet, dan lain-lain telah dipenuhi. Berdasarkan ayat di atas, kegagalan mendapatkan rezeki yang telah kita usahakan bisa pula disebabkan karena,
1.    Tidak memuliakan anak yatim
2.    Tidak saling mengajak untuk memberi makan bagi fakir miskin
3.    Memakan harta pusaka dengan mencampur baurkan yang halal dan yang batil
4.    Terlalu cinta kepada harta benda

donasi perpustakaan masjid

Jadi, jangan buru-buru putus asa atau menyalahkan takdir ketika usaha yang kita lakukan tak membuahkan hasil yang diinginkan. Orang-orang bijak yang sukses mengatakan, Instead of waiting for someone to bring you flowers, why not plant your own garden? Daripada menunggu seseorang yang mengirimi bunga, mengapa Anda tidak menanam sendiri bunga tersebut?

Penulis : Ali

Credit Foto :  Norman Rhamdani

(Visited 123 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment