Bermesraan Sebelum Nikah?

0
15

Dan, pandangan itu pengutus fitnah yang sering membawa pada perbuatan zina. Oleh karena itu, Allah Swt. berfirman, “Katakan kepada laki-laki beriman agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya. Hal itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakan kepada para perempuan beriman agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya…” (Q.S. An-Nūr [24]: 30-31)

3. Diwajibkan kepada kaum wanita untuk menjaga aurat mereka dan dilarang untuk memakai pakaian yang tipis serta memerlihatkan bentuk tubuh, kecuali kepada suaminya. Dalam hadis dikatakan bahwa wanita yang keluar rumah dengan berpakaian yang mempertontonkan bentuk tubuhnya dan memakai minyak wangi baunya menyengat, maka setiap langkahnya dikutuk oleh para malaikat. Dan, setiap laki-laki yang memandangnya sama dengan berzina dengannya. Di hari kiamat nanti, perempuan seperti itu tidak akan mencium baunya surga.

4. Ingatlah ancaman bagi yang berpacaran atau berbuat zina. Rasulullah Saw. bersabda, “Lebih baik memegang besi yang panas daripada memegang atau meraba perempuan yang bukan istrinya (kalau ia tahu akan berat siksaannya).” Dalam hadis yang lain, “Barangsiapa yang minum (minuman keras) atau berzina, maka Allah akan melepas iman dalam hatinya.”

Berkenaan dengan zina ini, yang sudah menikah dosanya lebih besar dari yang belum menikah. Orang tua yang berakal dosanya lebih besar dari anak muda. Orang alim dosanya lebih besar dosanya dari orang bodoh. Dan, zina adalah satu di antara dosa besar selain syirik dan pembunuhan.

“Orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain, tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan benar, dan tidak berzina. Barang siapa melakukan hal itu, niscaya ia mendapat hukuman berat, yakni akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari Kiamat. Ia kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertobat, beriman, dan mengerjakan kebajikan. Maka, Allah akan mengganti keburukan mereka dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (Q.S. Al-Furqān [25]: 68-70)

Allah Swt. melarang kita untuk mendekati zina. Mendekati saja tidak boleh, apalagi sampai melakukan zina itu sendiri. Firman-Nya, “Jangan kamu dekati zina. Sungguh, zina itu perbuatan keji dan jalan yang buruk.” (Q.S. Al-Isrā’ [17]: 32)

Imam Al-Qurthubi berkata, “Para ulama berkata mengenai firman Allah (yang artinya) ‘janganlah mendekati zina’ bahwa larangan dalam ayat ini lebih dari perkataan ‘janganlah melakukan zina’. Makna ayat tersebut adalah ‘jangan mendekati zina’.”

Nah, sekarang mari kita kenali macam-macam zina. Dari segi indra yang melakukannya, zina dibagi dalam empat kelompok, yaitu :

 

HALAMAN SELANJUTNYA…>>

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini