Waspadai 10 Penyebab Kegagalan Rumah Tangga Anda (Bag 2)

Setelah menyimak 5 penyebab paling sering rusaknya kehamonisan rumah tangga pada tulisan pertama, berikut ini adalah 5 pemicu lainya dari gagalnya sebuah rumah tangga :

6. Uang, uang, uang. Uang adalah salah satu isu besar. Pernikahan sering dapat bertahan dari ancaman perselingkuhan namun masalah ekonomi dapat jadi pemicu pecahnya sebuah ikatan perkawinan. Nadirah menegaskan bahwa masalah ini lumrah dalam rumah tangga Muslim. Hal ini dapat menjadi jalan bagi pria yang kurang mapan untuk mengendalikan perempuan. Dalam rumah tangga yang suami istrinya bekerja, sering ada rasa iri kepada pasangan yang punya penghasilan lebih. Hal ini pula yang sering menimbulkan persaingan tidak sehat.

7. Maafkan Aku Sayang.   Memaafkan seharusnya tidak sulit dilakukan untuk suatu hubungan yang didasarkan rasa saling cinta. Tetapi menurut para ahli, tidak demikian halnya bagi sebagian pasangan. Keengganan memaafkan untuk pelanggaran ringan (misalnya tidak mau membantu membersihkan rumah, membiarkan pakaian tergeletak di lantar) atau masalah-masalah besar (seperti menghamburkan uang) dapat berpengaruh negatif pada hubungan. Sebagian besar masalah dalam pernikahan dapat muncul dari keengganan pasangan untuk saling memaafkan. Dalam kehidupan rumah tangga, memberikan maaf harus dilakukan tanpa syarat.

8. Minimnya penghargaan – Ketika apresiasi terhadap pasangan kita rendah, konflik yang muncul biasanya akan tinggi. Kurangnya apresiasi sering menjadi sumber penyebab perselingkuhan dalam pernikahan. Suami atau istri cenderung akan menyepelekan satu sama lain . Ketika suami istri merasa 100 persen diakui dan dihargai oleh pasangannya, hanya sedikit tersedia ruang untuk konflik.

BACA JUGA  Inspirasi dari Bintang

9. Perselingkuhan Emosional- Islamic Care Line atau pelayanan konseling bagi pasangan Muslim di Afrika Selatan telah melaporkan adanya peningkatan tajam  dalam kasus perselingkuhan emosional akibat kemajuan teknologi.  Peselingkuhan ini biasanya tidak terkait seks, melainkan lebih merupakan keintiman emosional bersama orang lain daripada pasangannya.

Belajar untuk percaya dan  sembuh secara emosional dari jenis perselingkuhan jenis ini biasanya sangat sulit. Pasangan  menghadapi perjuangan yang berat, dan itu dapat dihindari jika suami atau istri  mau belajar mengekspresikan perasaan dan kebutuhan mereka kepada yang lain.

10. Pergumulan kekuasaan – Anisa Moosa, seorang aktivis pada Islam ICL  menemukan, isu ini akan menjadi masalah besar dalam pernikahan bagi pasangan yang bersaing menjadi penguasa dalam suatu hubungan, bahkan pesaingan dalam hal yang bersifat spritual. Setiap pasangan mencoba untuk mengalahkan satu sama lain lain dan hal ini dapat menimbulkan efek merugikan jika pasangan tidak tahu kapan atau bagaimana cara mencapainya. Ketika “menang” dan “benar” menjadi lebih penting daripada memiliki ikatan cinta, maka kemenangan menjadi hampa dan terasa singkat.

Menjalin suatu hubungan memang rumit dan setiap pasangan itu “unik”. Meskipun demikian,  semua kesulitan tentu tidak selalu akan menimpa kita.  Biasakanlah “berinvestasi” dalam hubungan Anda, dan bersyukurlah bahwa Allah telah menganugerahkan Anda dengan pasangan tercinta di dunia ini.

(Asp)

wakaf1 quran

(Visited 58 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

One Thought to “Waspadai 10 Penyebab Kegagalan Rumah Tangga Anda (Bag 2)”

  1. […] Waspadai 10 Penyebab Kegagalan Rumah Tangga Anda (Bag 2) […]

Leave a Comment