9 Hal Ini Wajib Dipenuhi Bila Anak Kita Terpaksa Diasuh Kakek dan Neneknya

0
175

Bagi para orang tua yang sibuk bekerja, menitipkan anak-anak pada kakek dan neneknya atau kepada pengasuh biasanya menjadi pilihan.  Di zaman yang serba cepat dan penuh tantangan seperti sekarang, tak jarang pasangan suami istri harus bekerja.

Memang ada risiko atas pilihan orang tua yang menyerahkan pengasuhan anak-anak mereka kepada pihak lain.  Yang pasti, ada kelebihan dan kekurangan atas pilihan-pilihan tersebut. Dan tak heran jika setiap pilihan tersebut biasanya memiliki konsekuensi baik yang sifatnya positif maupun negatif. Dan bila tak dipertimbangan secara matang, maka konsekuensi negatif bisa saja akan datang di kemudian hari.

iklan

Nah, seandainya Anda terpaksa menitipkan sang buah hati kepada kakek dan neneknya dengan alasan kesibukan. Ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal di bawah ini. Ini penting guna meminimalkan konsekuensi negatif, misalnya efek dari pola pengasuhan yang kurang tepat :

1. Sebaiknya, awali dengan rasa sungkan walau kakek dan neneknya adalah ortu kita
Sebaiknya, awali dengan rasa sungkan. Meski menitipkan anak pada orangtua sendiri, bukan berarti bisa seenaknya.Kita sudah jadi orang tua juga, anak adalah tanggung jawab kita sepenuhnya, bukan orang lain meski itu kakek dan neneknya sendiri.

2. Perhatikan kegiatan dan kondisi kakek dan nenek 
Perhatikan dan pahami kelonggaran waktu Kakek dan nenek dari buah hati kita. Apakah Kakek dan nenek punya kesibukan lain seperti pengajian, arisan atau acara lanjut usia (lansia) lainnya. Kemudian bagaimana kondisi fisik mereka, apakah masih mampu mengurus anak kecil.

3. Sebelum menitipkan, penuhi semua kebutuhan anak terlebih dulu
Pastikan semua kebutuhan anak selama dititipkan pada kakek dan neneknya sudah tercukupi, mulai dari makanan, camilan, susu, hingga diapers. Jangan sampai ketidaksiapanmu membuat mereka harus membeli kebutuhan anak. Ini tentu saja merepotkan Kakek dan neneknya.

4. Perhatikan usia anak yang akan dititipkan
Jika sudah di atas 4 tahun, sebaiknya siapkan juga pengasuh pendamping. Berapa usia anak ketika dititipkan? Jika kurang dari 1 tahun biasanya masih bisa di-handle oleh kakek neneknya karena anak masih belum banyak aktifvtas. Namun, jika sudah 1 sampai 2 tahun ke atas, bisa dipertimbangkan lagi karena anak mulai giat beraktifitas, belajar berjalan, membuat berantakan isi ruangan dan butuh respon cepat ketika mulai belajar bicara.

5. Jika ada perbedaan pola asuh, komunikasikan tentang pola yang kita pilih
Sampaikan kepada kakek dan nenek, tentang gaya pola asuh yang diterapkan pada anak. Jelaskan kepada mereka, bahwa anak-anak membutuhkan konsistensi perlakuan untuk membentuk tingkah lakunya. Jangan sampai ada perbedaan pola asuh yang signifikan karena bisa membuat anakmu bingung nantinya. Jika memang tetap ada perbedaan pola asuh dengan kakek neneknya? Yasudah Terima sajala. Toh mereka juga pernah pengalaman mendidik anak.

6. Buatlah petunjuk hal-hal yang sebaiknya dilakukan dan tak boleh dilakukan 
Setelah mengkomunikasikan pola asuh, selanjutnya buatlah petunjuk hal-hal yang sebaiknya dilakukan kakek dan nenek saat menjaga dan mengasuh anakmu. Tidak ada salahnya memberikan jadwal keseharian anak dan peraturan yang tidak boleh dilanggar oleh anak. Misal, anak tidak boleh bermain sebelum membuat pekerjaan rumah. Tapi ingat harus hati-hati mengkomunikasikannya. Bagaimanapun mereka orang tua kita, jangan sampai apa yang kita sampaikan melukai persaaanya.

7. Berikan kepercayaan pada kakek dan nenek
Ini penting karena akan membuat mereka merasa tidak terbebani.   Ingat, biar bagaimanapun kakek dan nenek juga memiliki pengalaman saat mengasuh anak. Jadi bersikap memberikan toleransi dan kepercayaan kepada kakek dan nenek akan membuat kamu juga bisa menghindari perdebatan seputar pengasuhan anak.

8. Jangan lupa ucapkan terima kasih, Mereka telah menjaga buah hati dengan sepenuh hati
Setelah seharian menjaga anak, tentu Kakek Nenek merasa letih. Karena itulah, jangan pernah lupa mengucapkan terima kasih. Juga bisa memberikan oleh-oleh atau bentuk perhatian tulus lainnya agar mereka merasa senang dan lebih nyaman.

9. Ingat pepatah : Kasih orang tua sepanjang masa, dan kita takkan dapat membalasnya.
Dengan mengingat pepatah ini, diharapkan kasih sayang terhadap kakek- nenek semakin bertambah. Wujudkan kasih sayang itu dengan bentuk perhatian lebih, misalnya dengan memberikan uang bulanan sebagai uang terima kasih. Hal ini memang tidak akan pernah dapat membalas semua yang pernah mereka berikan pada kita.  Bila dengan memberikan uang bulanan takut melukai perasaan mereka, coba dengan membelikan kebutuhan mereka, membantu biaya-biaya yang harus mereka keluarga tanpa harus memberikan uangnya langsung.

Sumber : sayangianak