Tips Aman dan Nyaman Mudik Lebaran

mudik gps

Mengingat betapa besar makna mudik bagi sebagian besar kaum muslimin, tidak ada salahnya kita mempersiapkan segala sesuatunya secara matang sebelum pulang kampung. Lantas apa sajakah yang harus disiapkan agar mudik yang kita lakukan aman dan penuh berkah? Simaklah tips-tips berikut ini.

1. Lakukan shalat istikharah terlebih dahulu untuk memohon petunjuk Allah Swt. mengenai waktu safar, kendaraan yang digunakan, teman perjalanan, dan rute perjalanan. Dalam sebuah hadits disebutkan, “Dari Jabir bin Abdillah, beliau berkata, ‘Nabi Muhammad Saw. mengajarkan kepada kami shalat istikharah dalam setiap perkara sebagaimana beliau mengajarkan kepada kami Al-Quran.’” Jika sudah bulat tekad melakukan perjalanan, maka perbanyaklah taubat; yaitu meminta ampunan kepada Allah dari segala macam maksiat, mintalah maaf kepada orang lain atas tindak kezaliman yang pernah dilakukan, dan minta dihalalkan jika ada muamalah yang salah dengan sahabat atau kerabat lainnya.

2. Jangan lupa mengecek kondisi kendaraan dan perlengkapan kendaraan. Kendaraan adalah tulang punggung perjalanan kita. Oleh karena itu, pastikan kendaraan (baik mobil atau motor) siap digunakan untuk perjalanan jauh. Sebelum mudik, sangat direkomendasikan untuk membawa kendaraan ke bengkel resmi guna dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Pastikan seluruh peralatan tambahan pada kendaraan tersedia. Jangan sampai jika terjadi keadaan darurat, Anda tidak menemukan dongkrak, obeng, tang, kunci pas, dan lain-lain di dalam kendaraan.

3. Khusus pengguna kendaraan roda dua, pakailah standar keselamatan berkendara seperti helm (ber-SNI atau berlisensi DOT), jaket (dapat terlihat ketika gelap dan berbahan anti robek), sarung tangan (melindungi jari-jari tangan), celana panjang (sebisa mungkin yang tebal), sepatu tertutup (bila terdapat protector akan lebih bagus), dan juga kacamata bila menggunakan helm half-face. Rompi juga sebaiknya dipakai saat melakukan perjalanan di malam hari untuk mengurangi gejala angin duduk. Pakaian yang dipakai sebaiknya mengikuti suasana perjalanan yang akan Anda tempuh. Bila perjalanan dilakukan di malam hari, kenakan pakaian yang tebal dan bila perjalanan dilakukan di siang hari, kenakan pakaian yang lebih tipis. Dalam membawa barang-barang, bawalah muatan yang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan motor. Ini dikarenakan dengan membawa muatan berlebih akan berpengaruh secara langsung pada penguasaan pengendalian kendaraan. Ikat dan simpanlah dengan baik barang-barang yang Anda bawa. Disarankan agar pengemudi tidak memakai ransel karena akan mengganggu penguasaan pengendalian motor. Namun jika terpaksa memakai (ransel), pilihlah ransel yang nyaman dipakai. Untuk menambah volume barang bawaan, saat ini telah banyak yang menjual box-box tambahan khusus untuk motor. Pilihlah box berkualitas baik dan tidak mengganggu laju motor Anda. Bila memakai side bag, sebisa mungkin diisi dalam jumlah seimbang. Jangan lupa pula untuk menyetel suspensi sesuai dengan berat barang yang dibawa.

4. Bawa bekal makanan. Pastikan Anda membawa bekal makanan yang praktis dan bisa dimakan sambil terus berkendara. Saat mudik, disarankan untuk tidak asal makan di restoran/rumah makan tempat pemberhentian bus antar kota demi menjaga kalau-kalau dengan banyaknya pengunjung rumah makan di saat-saat mudik seperti ini membuat cara masak dan cuci peralatan makan kurang ter-perhatikan higienitasnya. Anda tentu tidak ingin sakit di tengah perjalanan gara-gara memakan makanan yang tidak higienis, bukan? Dengan membawa makanan sendiri, kebersihan makanan akan lebih terjamin selain menghemat anggaran. Namun demikian, kalau bekal makanan habis, maka carilah rumah makan yang pasti disukai anak-anak (bila mudik membawa anak) dan lebih terjaga kebersihannya.

5. Perhatikan kondisi tubuh. Tidak hanya kendaraan yang perlu disiapkan, kondisi badan Anda juga perlu mendapat perhatian. Perjalanan panjang membutuhkan kondisi badan yang prima. Pastikan Anda dalam kondisi fit sebelum memulai perjalanan jauh. Jika Anda takut mengantuk saat mengemudi, disarankan untuk mengkonsumsi minuman yang dapat membangkitkan mood dan mengembalikan konsentrasi berkendara. Satu atau dua cangkir teh hangat, kopi panas, atau cokelat panas dinilai dapat menghilangkan kantuk dan mengembalikan stamina dalam sekejap. Teh dan kopi masing-masing mengandung kafein yang dapat meningkatkan daya pikir dan konsentrasi serta mencegah rasa lelah dan kantuk karena menyetir yang terlalu lama. Aroma nikmat kopi yang berasal dari asam klorogenat merupakan faktor penting yang dapat membuat Anda lebih berkonsentrasi menyetir.

6. Meminta bantuan tetangga dekat atau rekan yang tidak mudik untuk menghidupkan dan mematikan lampu di halaman dan di dalam rumah setiap hari. Cara ini jauh lebih baik ketimbang menghidupkan lampu secara non-stop selama mudik. Pencuri biasanya melakukan pemantauan pada siang hari. Bila melihat ada rumah dengan lampu menyala pada siang hari, berarti rumah tersebut tidak ada penghuninya. Anda dapat menitipkan rumah kepada saudara dekat, rekan, atau tetangga dekat yang tidak mudik.

7. Jangan lupa berdoa sebelum melakukan perjalanan pulang kampung. Doa yang bisa Anda baca adalah: “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah laa hawla wa laa quwwata illa billah (Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya)” atau “Allahumma inni a’udzu bika an adhilla aw udholla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesesatan diriku atau disesatkan orang lain, dari ketergelinciran diriku atau digelincirkan orang lain, dari menzalimi diriku atau dizalimi orang lain, dari kebodohan diriku atau dijahilin orang lain).”

Selamat mudik. Semoga perjalanan aman sampai tujuan dan dapat segera kembali, juga dalam keadaan aman tidak kurang suatu apa pun.

(Visited 28 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment