Jenis Harta yang Bisa Diwakafkan

0
387

Keenam; Uang. Imam az-Zuhri  membolehkan wakaf uang (dinar dan dirham). Sebagian ulama mazhab al-Syafi’i dan Mazhab Hanafi juga membolehkan dana wakaf tunai untuk investasi bagi hasil untuk kepentingan umum.

Mengenai wakaf uang ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa pada 11 Mei 2002  yang membolehkan wakaf uang (cash wakaf/ waqf al nuqud) dengan syarat nilai pokok wakaf harus dijamin kelestariannya.

iklan

Hal ini kemudian diperkuat oleh UU No 41 Tahun 2004 tentang wakaf pasal 28-31 dan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 tentang pelaksanaannya (UU Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf) pasal 22-27 membolehkan wakaf uang.

Dalam situs yang dilansir  oleh Kementerian Agama RI (www.kemenag.go.id) menyebutkan potensi wakaf uang tunai bisa mencapai Rp 20 triliun pertahun. Namun potensi yang bisa menjadi soko guru perekonomian Indonesia ini belum digarap maksimal. Sementara data di Kementerian Agama tahun 2007 jumlah tanah wakaf di Indonesia 367.531 lokasi dengan luas 2.668.481 m2. Tanah wakaf ini luasnya sama dengan 2-3 negara Singapura. Sayangnya hanya sebagian kecil yang dimanfaatkan secara produktif.

Harus diyakini oleh ummat Islam bahwa wakaf akan menuai berkah di dunia dan akhirat. Harta wakaf banyak sekali memberikan manfaat kepada fakir miskin, anak yatim, janda, orang yang tidak punya usaha, para pengajar dan penuntut ilmu dan semua lapisan maysrakat yang merasakan manfaatnya.

Mereka tentu saja akan menaruh rasa simpati kepada orang yang mewakafkan hartanya. Mereka akan mendoakan keselamatan dan keberkahan sehingga nama yang mewakafkan hartanya akan terus dikenang. Ini didunia belum lagi di akhirat.

Ketika yang mewakafkan hartanya itu meninggal pahalanya akan terus mengalir. Subhanallah begitu hebatnya pahala wakaf. Mari kita berlomnba-lomba untuk berwakaf karena inilah investasi yang hakiki. [Berbagai sumber]