Mix and Match Warna Pakaian Tanpa Menabrak Syariat

0
5

 

Sobat Mapi, sudah menjadi fitrahnya bahwa kaum Hawa ingin terlihat cantik dan menarik. Bahkan, tak sedikit para wanita masa kini yang berani memadupadankan model pakaian, termasuk mencoba beragam variasi warna untuk memperindah penampilannya. Islam memang tidak melarang kaum wanita untuk berpenampilan menarik dan rapi. Bahkan, di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dikatakan bahwa Allah Swt. itu Maha-indah dan menyukai keindahan. Tapi, pakaian yang indah seperti apakah yang syari itu? Tentu saja yang tidak hanya berfungsi untuk melindungi tubuh dari cuaca panas atau dingin, tapi juga yang dapat menutup aurat secara sempurna.

Nah, berkaitan dengan padu padan warna pakaian, berikut beberapa tips mix and match warna pakaian tanpa menghilangkan nilai-nilai islami.

1. Jangan gunakan baju yang ketat dan menerawang atau tipis.

Sebelum mix and match warna dimulai, tentu ini adalat tips pertama dan utama yang harus mendasari pemilihan pakaian yang Anda pakai sehari-hari. Mengapa tidak boleh ketat dan menerawang? Karena, selain dapat memperlihatkan lekuk tubuh dan mengundang syahwat kaum Adam, pakaian ketat dan tipis jelas melanggar nilai-nilai syari yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. Ya, pakaian yang tipis dan menerawang bisa membuat pemakainya terjerumus dalam perbuatan dosa. Jadi, pilihlah pakaian yang longgar serta tertutup meski tidak terlalu kebesaran. Pilih juga bahan pakaian yang nyaman dipakai dan mampu menyerap keringat dengan baik.

2. Kenakan warna pakaian yang sesuai dengan kulit Anda.

Jika kulit Anda berwarna gelap, kenakan warna-warna cerah, seperti putih, krem, abu-abu, atau baby blue. Untuk kulit berwarna putih, pilihan warna yang dapat digunakan lebih banyak. Anda bisa mengenakan warna yang lembut atau pastel.

3. Berimprovisasi dengan warna netral.

Para muslimah rata-rata setia dengan warna netral, yaitu hitam, putih, atau abu. Agar tidak bosan dan lebih bervariatif, coba padupadankan dengan warna-warna lainnya. Misalnya, untuk warna gamis atau atasan berwarna putih atau hitam, Anda bisa mix and match dengan jilbab berwarna merah, kuning, cokelat, atau ungu. Untuk gamis berwarna abu, bisa dikolaborasikan dengan warna biru, merah muda, atau krem.

4. Hindari menggunakan bawahan berwarna terang.

Untuk bawahan, misalnya rok panjang, usahakan untuk tidak menggunakan warna-warna terang, seperti, merah, kuning, atau oranye. Kenakan warna-warna netral atau gelap. Hindarkan juga memadukan warna abu-abu dengan warna terang seperti kuning.

5. Coba mix and match warna alam.

Bagi Anda yang gemar menggunakan warna-warna kalem atau alam, seperti warna pasir, batu bata, hijau hutan, lumpur cokelat, sangat pas bila dipadankan dengan warna senada berry, seperti violet, fuchsia, dan magenta. Namun, perpaduan tersebut harus tetap dalam level gelap atau cerah yang sama, seperti hijau hutan dan burgundi. Keduanya memiliki tingkat gelap yang selevel sehingga warna pakaian yang Anda kenakan terasa lebih seimbang dan senada.

6. Sesuaikan warna pakaian dengan waktu dan tempat.
Tidak semua warna tepat digunakan dalam setiap situasi. Gunakanlah warna gelap atau soft untuk acara formal. Sedangkan, warna terang dapat digunakan untuk acara informal.

7. Jangan berlebihan.

Dalam Islam, berlebihan disebut israf. Sebagai seorang muslimah yang baik, tentu Anda harus menghindari sifat tersebut. Pemilihan warna dalam berbusana pun tentu tidak boleh terlalu berlebihan. Karena jika terlalu berlebihan, dikhawatirkan akan timbul perasaan ingin dipuji atau riya.

Nah, Sobat Mapi.. selamat nge-mix and match warna pakaian ya namun tetap syari ! [Eika, dari berbagai sumber]

Ilustrasi foto: google

 

output_gb7wH6

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini