Batas Waktu Menqodo Shaum Ramadhan

shaum, puasa

Saya baru mengqodo shaum setelah sebelas bulan Ramadhan berselang. Saya pernah mendengar ceramah di televisi bahwa batas akhir qodo shaum Ramadhan adalah Ramadhan berikutnya. Bila melewati itu, harus bayar fidyah. Tetapi, ada juga yang bilang tidak usah membayar fidyah. Saya jadi bingung. Mohon pencerahannya.

 

Bila mendengar penjelasan sejumlah ustadz, memang terkadang ada yang justru bingung karena masing-masing ustadz tersebut punya pandangan dan tafsir berbeda. Tetapi, bila kita berpedoman pada Al-Qur’an, sudah jelas hukumnya.

iklan donasi pustaka2

Untuk permaslahan yang Anda hadapi tersebut, sudah tertulis jelas dalam surah Al-Baqarah [2]: 185, “…Jika tidak berpuasa karena sakit atau dalam perjalanan, kamu wajib menggantinya pada hari lain sebanyak hari yang ditinggalkannya itu...”

Di sini juga dijelaskan dengan rinci siapa yang fidyah dan siapa yang qodo. Diterangkan dengan jelas bahwa bila tidak berpuasa karena sakit atau dalam perjalanan, maka harus diganti di hari-hari lainnya selain Ramadhan, entah itu di bulan Syawal tahun yang sama atau di tahun berikutnya atau di tahun-tahun yang lainnya, pokoknya di hari lain. Meski demikian, menurut akal sehat, yang namanya hutang harus dibayar secepatnya. Karena, semakin lama kita tunda biasanya akan lupa. Sehingga, lebih baik bila langsung mengqodo shaum selepas Ramadhan.

 

Sedangkan tentang fidyah, dijelaskan pada ayat ke 184 surah Al-Baqarah, “…Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin...” Maksudnya, bila dirasa berat ketika harus mengganti shaum di hari lain, maka kita harus membayar fidyah. Misalnya karena penyakit dan lain hal kita tidak sanggup berpuasa, maka kita harus menggantinya dengan fidyah, yaitu dengan memberi makan orang miskin.

Jumlahnya tidak ditentukan, tetapi dalam lanjutan ayat tersebut disebutkan, “…Namun, siapa saja yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, hal itu lebih baik baginya…” Tentu akan lebih bagus lagi bila kita tidak hanya memberi makan kepada satu orang. Lebih banyak tentu lebih bagus.

Menjawab keraguan Anda akan batasan waktu dalam qodo shaum, perlu ditekankan bahwa tidak ada batasan waktunya selama Anda masih ingat jumlah hutang shaum Anda. Bila anda sanggup berpuasa maka berpuasalah. Tetapi bila tidak, bayarlah fidyah.

Wallau a’lam bishawab.

*  Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected] atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 96 times, 6 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment